Tentang UGM
FEB UGM
Perpustakaan UGM
Webmail @UGM
Bahasa Indonesia
English
Fakultas Ekonomika dan Bisnis

Magister Sains dan Doktor

Fakultas Ekonomika dan Bisnis

UNIVERSITAS GADJAH MADA

Home Berita
Berita
Seminar Peran dan Kondisi Terkini Investasi di Berbagai Sektor (Pasar Modal, Pasar Uang, Pasar Komoditas) di Indonesia PDF Print E-mail
Sunday, 22 October 2017 03:54

Penyampaian materi oleh Eddy Junarsin, Ph.D., CFP.

YOGYAKARTA – Jumat (20/10/2017), Forum Komunikasi Mahasiswa MSi (Forkomsi) bekerja sama dengan pengelola program MD FEB UGM mengadakan seminar “Peran dan Kondisi Terkini Investasi di Berbagai Sektor (Pasar Modal, Pasar Uang, Pasar Komoditas) di Indonesia”. Acara diselenggarakan di ruang Auditorium BRI, lantai 3, gedung MD FEB UGM. Pembicara adalah Eddy Junarsin, Ph.D., CFP, salah satu dosen FEB UGM.

Acara dimulai pukul 08.30 WIB dengan sambutan yang disampaikan oleh William Wendy Ary, selaku ketua panitia. Dalam sambutannya, William mengatakan bahwa salah satu tujuan diselenggarakannya acara ini adalah sebagai salah satu bentuk kontribusi dari Forkomsi dan program MD FEB UGM dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan mendukung terciptanya stabilisasi perekonomian di Indonesia. William berharap agar setelah mengikuti acara ini, seluruh peserta dapat berpartisipasi dalam pasar modal, pasar uang, ataupun pasar komoditas yang ada di Indonesia. Sambutan selanjutnya disampaikan oleh ketua Forkomsi, Amirusholihin.

Setelah sambutan selesai disampaikan, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Eddy Junarsin, Ph.D., CFP. Materi yang disampaikan meliputi perkembangan terkini pasar modal di Indonesia, perkembangan terkini pasar uang di Indonesia, perkembangan terkini pasar komoditas di Indonesia, pemaparan peran investasi di berbagai sektor untuk meningkatkan devisa negara dan kestabilan perekonomian, tantangan dan potensi investasi pasar modal di Indonesia, tantangan dan potensi pasar uang di Indonesia, dan tantangan dan potensi pasar komoditas di Indonesia. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.

Acara berakhir pukul 11.15 WIB. Acara diakhiri dengan pemberian sertifikat kepada pembicara dan foto bersama. (DS)


Ketua Forkomsi, Amirusholihin menyerahkan sertifikat kepada pembicara seminar.


Foto bersama peserta dan Eddy Junarsin, Ph.D., CFP.

 
Studi Banding Penyusunan Learning Outcome AACSB dari Universitas Brawijaya PDF Print E-mail
Saturday, 21 October 2017 01:07

Dr. C. Budi Santoso, mewakili UGM menerima kenang-kenangan dari Universitas Brawijaya.

YOGYAKARTA -  Kamis (19/10/2017), Program MD FEB UGM mendapatkan kunjungan dari Universitas Brawijaya. Kunjungan dilaksanakan dalam rangka studi banding penyusunan Learning Outcome AACSB untuk Program Studi Manajemen. Acara berlangsung di ruang Lippo lantai 2 gedung MD FEB UGM.  Terdapat 21 peserta dari Universitas Brawijaya, 19 orang berstatus sebagai dosen dan dua orang berstatus sebagai staf administrasi. Pengisi acara adalah Dr. C. Budi Santoso, Ketua Departemen Manajemen FEB UGM dan Dr. Nurul Indarti, Ketua Program Studi Manajemen MD FEB UGM.

Acara dimulai pukul 14.00 WIB dengan sambutan dari Dr. C Budi Santoso. Acara selanjutnya adalah perkenalan dari pihak Universitas Brawijaya. Perkenalan diwakili oleh salah satu dosen Universitas Brawijaya, Dr. Sumiati, yang saat ini juga menjabat sebagai ketua jurusan Departemen Manajemen Universitas Brawijaya.

Materi pertama tentang penyusunan Learning Goal and Learning Objective (LGLO) program sarjana jurusan manajemen, disampaikan oleh Dr. C Budi Santoso. Materi kedua tentang penyusunan LGLO program magister sains manajemen disampaikan oleh Dr. Nurul Indarti. Dr. Budi dan Dr. Nurul menyampaikan bahwa dalam menyusun LGLO, baik program sarjana maupun program magister sains manajemen menggunakan pendekatan AACSB. Untuk mendapatkan LGLO yang sesuai dengan ketetapan dalam AACSB, departemen manajemen melakukan perumusan misi kembali. Misi yang telah dirumuskan kemudian diturunkan menjadi learning goal, kemudian diturunkan lagi menjadi learning objective.

Setelah presentasi selesai, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Acara ditutup dengan foto bersama dan pemberian kenang-kenangan dari kedua belah pihak. Acara berakhir pada pukul 16.15 WIB. (DS)


Penyampaian materi oleh Dr. Nurul Indarti.


Foto bersama seluruh peserta studi banding, Dr Nurul Indarti, dan Dr. C. Budi Santoso.

 
Pelepasan Wisuda Magister Sains dan Doktor Periode Oktober 2017 PDF Print E-mail
Saturday, 21 October 2017 00:50

Wisudawati dengan predikat cumlaude foto bersama pengelola.

YOGYAKARTA, Kamis (19/10/2017), Program MD FEB UGM resmi melepas satu orang wisudawati S3 dan 32 wisudawan/wisudawati S2 di Auditorium BRI, lantai 3, gedung MD FEB UGM. Acara tersebut turut dihadiri oleh Dr. Sony Warsono selaku Ketua Departemen Akuntansi FEB UGM, Prof. Jogiyanto Hartono selaku Koordinator Program dan Ketua Program Studi Akuntansi, dan Dr. Nurul Indarti selaku Ketua Program Studi Manajemen.

Wisudawati S3 pada pelepasan wisuda periode Oktober 2017 adalah Nenny Hendajany, dari Program Doktor Ilmu Ekonomi, dengan IPK 3,75. Beliau merupakan doktor ke-233 yang lulus dari FEB UGM dan doktor ke-57 yang lulus dari Program Doktor Ilmu Ekonomi. Dari 32 wisudawan/wisudawati S2, satu orang berasal dari Program Magister Ilmu Ekonomi, 14 orang berasal dari Program Magister Ilmu Akuntansi, dan 17 orang berasal dari Program Magister Ilmu Manajemen.

Acara dimulai pukul 11.15 WIB dengan laporan wisuda yang disampaikan oleh Dr. Nurul Indarti. Dalam laporan wisuda disebutkan bahwa terdapat dua orang wisudawati dari Program Magister Ilmu Manajemen yang berhasil lulus dengan predikat cumlaude, yaitu Dioni Yurinda Rahmasuciana dan Cynthia Ayu Manggarani dengan IPK 3,85 dan 3,76. Dari Program Magister Ilmu Akuntansi terdapat satu orang wisudawati yang berhasil lulus dengan predikat cumlaude, yaitu Nyoman Ayu Wulan Trisna Dewi dengan IPK 3,76. Rata-rata IPK wisudawan/wisudawati dari Program Magister Ilmu Akuntansi adalah 3,57, dari Program Magister Ilmu Manajemen adalah 3,46, dan dari Program Magister Ilmu Ekonomi adalah 3,60. Masa studi tercepat dari Program Magister Ilmu Akuntansi diraih oleh Wulan Rahmawati dengan masa studi 19 bulan. Masa studi tercepat dari Program Magister Ilmu Manajemen diraih oleh Nur Laily Fikriah dengan masa studi 23 bulan. Dari Program Magister Ilmu Ekonomi, masa studi tercepat diraih oleh Wiriyadi dengan masa studi 59 bulan. Dengan acara pelepasan wisudawan/wisudawati tersebut, program MD FEB UGM telah resmi meluluskan 3.137 mahasiswa bergelar Master of Science. Dari 3.137 lulusan, 1.376 berasal dari Program Magister Ilmu Akuntansi, 1.124 berasal dari Program Magister Ilmu Manajemen, dan 637 berasal dari Program Magister Ilmu Ekonomi.

“Saya ucapkan selamat atas kelulusan anda semua. Janganlah lupa untuk mengucapkan terimakasih kepada keluarga, karena keberhasilan anda juga berasal dari dukungan orang-orang terdekat. Jadikanlah hari ini sebagai hadiah terbaik bagi keluarga anda. Mohon maaf jika ada hal yang kurang berkenan dari kami selaku pengelola ketika anda kuliah di sini. Perjalanan anda masih panjang. Janganlah berhenti menuntut ilmu,” pesan Dr. Nurul Indarti di akhir penyampaian laporan wisuda.

Acara dilanjutkan dengan penyampaian pesan dan kesan dari wisudawan/wisudawati, yang diwakili oleh Dioni Yurinda Rahmasuciana. Dalam pesan dan kesannya, Dioni tidak lupa menyampaikan permohonan maaf dan ucapan terimakasih kepada orang tua, dosen, juga seluruh staf dan pengelola.

“Tanggung jawab kita sebagai mahasiswa mungkin telah usai, namun tanggung jawab kita atas ilmu dan gelar yang kita miliki akan tetap melekat selama hayat masih dikandung badan. Jadilah pribadi yang adaptif dan solutif agar tetap bisa bertahan dan meraih kemajuan baik dari segi akademis maupun non-akademis. Teruslah belajar dan berkarya serta membagikan ilmu yang kita punya kepada masyarakat. Setelah hari ini kami berharap agar tali silaturahmi tetap terjalin dan terjaga,” kata Dioni. (DS)

 
Putu Ayu Pramitha Purwanti Meraih Gelar Doktor dengan Topik Disertasi tentang Pekerja Anak di Indonesia PDF Print E-mail
Saturday, 14 October 2017 03:08

Dr. Kusdhianto Setiawan secara resmi mengukuhkan Ayu Pramitha Purwanti sebagai doktor.

YOGYAKARTA- Jumat (13/10/2017), Putu Ayu Pramitha Purwanti resmi dikukuhkan sebagai doktor pada ujian terbuka promosi doktor yang berlangsung di ruang Auditorium BRI, lantai 3, gedung MD FEB UGM. Dengan dipromotori oleh Prof. Lincolin Arsyad dan diko-promotori oleh Dr. Elan Satriawan, promovenda setelah berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Esai-esai pekerja anak di Indonesia: Determinan, Konsekuensi, dan Evaluasi Kebijakan”, di hadapan tim penguji. Turut hadir Dr. Kusdhianto Setiawan selaku ketua tim penguji, yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia, FEB UGM.

Dalam disertasinya, promovenda mengatakan bahwa di Indonesia, masih banyak anak yang hidup dengan tidak layak dan terpaksa harus bekerja untuk membantu ekonomi keluarga. Berdasarkan data dari International Labor Organization (ILO), kuantitas pekerja anak usia 10-17 tahun di Indonesia mencapai 1,6 juta pada tahun 2010. Banyaknya pekerja anak, dikhawatirkan dapat menghalangi perkembangan perekonomian dan berpengaruh negatif bagi negara, sehingga pemerintah perlu mengeluarkan kebijakan yang ditujukan untuk meminimalisasi jumlah pekerja anak di Indonesia. Disertasi promovenda menganalisis determinan dan konsekuensi pekerja anak serta evaluasi dampak kebijakan terhadap pekerja anak di Indonesia yang terbagi dalam tiga esai. Esai pertama menguji pengaruh kekuasaan relatif ibu dalam rumah tangga terhadap keputusan anak bekerja. Esai kedua menguji konsekuensi jangka panjang pekerja anak terhadap pendidikan dan kesehatan. Esai ketiga mengevaluasi dampak kebijakan transfer tunai terhadap alokasi waktu anak untuk bekerja.

Hasil esai pertama membuktikan bahwa ibu memiliki peranan penting terhadap keputusan anak bekerja. Selain itu, untuk menjaga pekerja anak berada pada titik terendah, dibutuhkan keseimbangan kekuasaan dalam rumah tangga antara ayah dan ibu. Hasil esai kedua membuktikan bahwa anak yang bekerja mengganggu akumulasi modal manusia sehingga berdampak negatif terhadap capaian pendidikan mereka ketika dewasa. Hasil esai yang ketiga membuktikan bahwa pemberian bantuan transfer tunai kepada rumah tangga mampu mengurangi preferensi rumah tangga, khususnya rumah tangga miskin di desa untuk mengirim anak bekerja.

Berdasarkan hasil disertasinya, Putu Ayu Pramitha Purwanti mengatakan jika pemerintah ingin mengurangi jumlah pekerja anak, maka pemerintah perlu memberikan pendidikan yang murah dan menyediakan injeksi pendapatan bagi rumah tangga sebagai pengganti pendapatan yang tidak bisa dihasilkan anak ketika mereka memilih untuk sekolah. Selain itu, penting bagi pemerintah untuk melakukan sosialisasi terkait pentingnya capaian pendidikan bagi kaum perempuan.

Di akhir acara, ketua tim penguji mengumumkan bahwa promovenda resmi dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan. Dr. Putu Ayu Pramitha Purwanti merupakan doktor ke-3774 yang lulus dari UGM dan doktor ke-239 yang lulus dari FEB UGM. Selanjutnya, Prof. Lincolin Arsyad selaku promotor menyampaikan pesan-pesannya.

“Pesan saya adalah janganlah anda menjadi pohon pisang, yang sekali berbuah langsung mati. Namun, jadilah pohon kelapa yang dapat berbuah berkali-kali dan sampai tua pun semua unsur dari pohonnya dapat bermanfaat. Dengan kata lain jangan sampai setelah menulis disertasi ini anda berhenti untuk meneliti. Janganlah berhenti berkarya, semoga ilmu anda bermanfaat, dan jangan pernah kapok untuk belajar,” kata Prof. Lincolin Arsyad. (DS)


Dr. Ayu Pramitha Purwanti bersama tim penguji ujian terbuka promosi doktor, Jumat (13/10/2017).

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 2 of 62