Tentang UGM
FEB UGM
Perpustakaan UGM
Webmail @UGM
Bahasa Indonesia
English
Fakultas Ekonomika dan Bisnis

Magister Sains dan Doktor

Fakultas Ekonomika dan Bisnis

UNIVERSITAS GADJAH MADA

Home Berita
Berita
Program MD Lepas 28 Wisudawan dan Wisudawati PDF Print E-mail
Thursday, 20 July 2017 08:28

Cumlaude, Dr Eko Suwardi Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis bersama pengelola Program MD berpose dengan lulusan cumlaude, Program MD periode wisuda Juli 2017, Rabu (19/07/2017)



Rabu, 19 Juli 2017

YOGYAKARTA, Program MD FEB UGM resmi melepas 28 wisudawan dan wisudawati periode wisuda Juli 2017 yang bertempat di Aula BRI, Rabu (19/07/17). Dari 28 wisudawan dan wisudawati, 17 orang merupakan lulusan program magister ilmu akuntansi, 10 orang lulusan program magister ilmu manajemen, dan 1 orang merupakan lulusan dari program magister ilmu ekonomi. Acara tersebut turut dihadiri oleh Dekan FEB UGM, yaitu Dr. Eko Suwardi, Ketua Program Magister dan Doktor Ilmu Akuntansi, yaitu Prof. Dr. Jogiyanto Hartono dan Ketua Program Magister dan Doktor Ilmu Manajemen, yaitu Dr. Nurul Indarti, Cand.Merc, Sivilekonom.

Acara dibuka dengan laporan wisuda yang disampaikan oleh ketua program Magister dan Doktor Ilmu manajemen, Dr. Nurul Indarti, Cand.Merc, Sivilekonom. Beliau melaporkan bahwa terdapat 5 orang wisudawan dan wisudawati yang berhasil lulus dengan predikat cumlaude, 4 orang berasal dari program studi ilmu akuntansi dan 1 orang berasal dari program studi ilmu manajemen.

Dalam laporan wisuda disampaikan bahwa rata-rata IPK wisudawan dan wisudawati yang lulus pada wisuda Juli 2017 adalah 3,61 untuk program studi ilmu akuntansi, 3,57 untuk program studi ilmu manajemen, dan 3,54 untuk program studi ilmu ekonomi. Wisudawati bernama Ida Ayu Purnama berhasil menjadi lulusan terbaik dengan predikat cumlaude dari program studi ilmu akuntansi, dengan IPK 3,84. Agus Saur Utomo berhasil menjadi lulusan terbaik dengan predikat cumlaude untuk program studi ilmu manajemen dengan IPK 3,84. Sedangkan wisudawati tunggal dari program studi ilmu ekonomi, Andi Adilah Bunjamin berhasil menjadi lulusan terbaik untuk program studi ilmu ekonomi dengan IPK 3,54.

Pada program studi ilmu akuntansi, lulusan dengan masa studi tercepat diraih oleh Ida Ayu Purnama dan Imas Nurani Islami, dengan masa studi 23 bulan. Untuk program studi ilmu manajemen, lulusan dengan masa studi tercepat diraih oleh Agus Saur Utomo, dengan masa studi 22 bulan. Sedangkan untuk program studi ilmu ekonomi, lulusan dengan masa studi tercepat diraih oleh Andi Adilah Bunjamin, dengan masa studi 22 bulan.

Dengan adanya acara pelepasan wisudawan dan wisudawati periode Juli 2017, program MD FEB UGM telah resmi meluluskan 3.106 mahasiswa bergelar Master of Science. Dari 3.106 lulusan, 1.363 berasal dari program studi ilmu akuntansi, 1.107 berasal dari program studi ilmu manajemen, dan 636 berasal dari program studi ilmu ekonomi.

Dalam menyampaikan laporan wisuda, Dr. Nurul Indarti juga mengucapkan selamat atas kelulusan para wisudawan dan wisudawati. Selain ucapan selamat, beliau juga menyampaikan bahwa tidak semua manusia memiliki kesempatan untuk menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Dari seluruh Warga Negara Indonesia, hanya 15% yang mendapatkan kesempatan untuk menempuh pendidikan S1. Dan dari 15% warga negara yang beruntung tersebut hanya 15% yang mendapatkan kesempatan untuk menempuh pendidikan S2. Untuk itu, para wisudawan dan wisudawati hendaknya tidak menjadikan kelulusan sebagai sebuah ceremonial kehidupan, namun para wisudawan dan wisudawati hendaknya menjadikan kelulusan sebagai titik awal kehidupan yang lebih bisa memberikan kontribusi untuk masyarakat luas.

Setelah laporan wisuda selesai diampaikan, Dr. Eko Suwardi selaku Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada mendapatkan kesempatan untuk memberikan sambutan. Dalam sambutannya, beliau menekankan kepada seluruh wisudawan dan wisudawati agar memegang teguh Panca Prasetya dan juga Hymne Gadjah Mada dimanapun mereka berada. Sehingga diharapkan para lulusan MD FEB UGM bisa ikut berkontribusi dalam memberikan solusi bagi permasalahan bangsa. (DS)

 

 

 
Fadhliah M. Alhadar Berhasil Meraih Gelar Doktor dengan Topik Disertasi Diferensiasi PPA dalam Organisasi PDF Print E-mail
Tuesday, 23 May 2017 10:09

2017-05-24-PHOTO-00000191
Ketua Tim Penguji Dr. Kusdhianto mengukuhkan Ibu Fadhliah sebagai doktor.

YOGYAKARTA Selasa (23/05/2017), Fadhliah M. Alhadar resmi meraih gelar doktor di Auditorium BRI Gedung MD FEB UGM. Dipromotori oleh Dr. Tarsisius Hani Handoko, MBA, serta di ko-promotori oleh Dr. Sari Sitalaksmi, M.Mgt, dan Dr. Ely Susanto, MBA, Dr. Fadhliah berhasil memertahankan disertasinya yang berjudul “Diferensiasi Pertukaran Pemimpin-Anggota di dalam Kelompok: Pengaruh Diferensiasi Persepsi Mengenai Kekuasaan Pemimpin dan Dampaknya pada Perilaku Kewargaan Organisasional Kelompokdi hadapan para penguji. Dr. Fadhliah merupakan doktor ke-3589 yang diluluskan oleh UGM dan doktor ke-230 yang diluluskan oleh FEB UGM. Turut hadir dalam acara sidang terbuka ini, Dr. Kusdhianto Setiawan, Sivilokonom selaku Ketua Tim Penguji yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset dan Sumber Daya Manusia FEB UGM.

Dalam disertasinya, Dr. Fadhliah berhasil mengonfirmasi asumsi-asumsi mendasar dalam teori PPA, baik terkait pertukaran sosial, kewajiban resiprokal, kekuasaan dan pertukaran sumber daya, serta dinamika proses penetapan peran. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa diferensiasi persepsi anggota mengenai kekuasaan pemimpin berpengaruh positif pada diferensiasi PPA level kelompok.

Penelitian yang dilakukan oleh Dr. Fadhliah memperkuat perspektif PPA sebagai sebuah sistem hubungan diad interdependen yang memiliki keterkaitan erat dengan konteks sosialnya. Adapun penelitian ini juga turut mendukung asumsi-asumsi dari beberapa teori diantaranya Teori Peran, yang mendeskripsikan bahwa setiap individu menempati peran atau kedudukan sosial tertentu. Lebih jauh lagi, penelitian beliau berkontribusi pada pengembangan konsep kekuasaan dan masukan yang penting bagi pengelolaan tim-tim kerja organisasional.

Dalam bagian akhir presentasinya Dr. Fadhliah menyarankan beberapa arahan untuk penelitian mendatang, yang salah satu diantaranya adalah melakukan penelitian secara diad (pengambilan data berdasar sudut pandang kedua belah pihak). Cara ini khususnya lebih tepat untuk dilakukan ketika keluaran tim yang dianalisis tidak hanya berbasis sosial-emosional namun juga yang berhubungan dengan kinerja tim.

Pada akhir acara, Dr. Hani selaku promotor dari promovenda berpesan bahwa Dr. Fadhliah saat ini sudah resmi menjadi almamater FEB UGM. Beliau mengingatkan supaya Dr. Fadhliah terus berkarya dan segera mempublikasikan penelitiannya karena penelitian yang tertuang dalam disertasinya ini sangat publishable. (CAM)

 
Wita Juwita Ermawati Meraih Gelar Doktor dengan Topik Mengenai Off Balance Sheet pada Perbankan Indonesia PDF Print E-mail
Tuesday, 23 May 2017 07:56

2017-05-24-PHOTO-00000195
Dr. Wita bersama tim penguji ujian terbuka.

YOGYAKARTA Selasa (23/05/2017), Wita Juwita Ermawati S.TP, MM, resmi meraih gelar doktor di Auditorium BRI Gedung MD FEB UGM. Dipromotori oleh Dr. Suad Husnan, MBA, serta di ko-promotori oleh Dr. Mamduh M. Hanafi, MBA, dan Dr. I Wayan Nuka Lantara, MSi. Dr. Wita berhasil memertahankan disertasinya yang berjudul “Aktivitas Off Balance Sheet, Risiko, Kinerja, Charter Value, dan Agresifitas Penyaluran Dana Bankdi hadapan para penguji. Dr. Wita merupakan doktor ke-3590 yang diluluskan oleh UGM dan doktor ke-231 yang diluluskan oleh FEB UGM. Turut hadir dalam acara sidang terbuka ini, Dr. Kusdhianto Setiawan, Sivilokonom selaku Ketua Tim Penguji yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset dan Sumber Daya Manusia FEB UGM.

Dr. Wita berhasil melakukan pengujian terhadap 139 bank di Indonesia. Data selama 12 tahun menunjukkan bahwa motivasi bank-bank melakukan off balance sheet (OBS) adalah untuk hedging dan bukan untuk spekulasi mencari keuntungan. Dr. Wita menggunakan tiga variabel pemoderasi dalam pengujian yaitu, charter value, charter value index, dan tingkat agresifitas penyaluran dana. Dari ketiga pemoderasi tersebut, variabel charter value memiliki efek moderasi yang lebih baik dibanding kedua variabel lainnya.

Hasil penelitian Dr. Wita berhasil membuktikan bahwa akitivitas OBS yang dilakukan oleh perbankan Indonesia dapat mengurangi risiko. Dengan adanya motif hedging dalam pelaksanaan aktivitas OBS, pihak regulator, dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tidak perlu khawatir lagi dengan aktivitas tersebut. Hal ini berarti bahwa tidak ada peningkatan risiko yang ditimbulkan oleh aktivitas OBS sebagaimana jika motivasinya adalah spekulatif yang menyebabkan ketidakstabilan atau kegagalan bank.

Adapun Dr. Wita menekankan bahwa hasil riset ini belum dapat membuktikan secara kuat bahwa aktivitas OBS dapat meningkatkan kinerja. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menguji pengaruh aktivitas OBS terhadap kinerja dengan proksi yang berbeda. Ke depannya, Dr. Wita berharap penelitian serupa dapat mengaji secara lebih rinci komponen-komponen aktivitas OBS terkait pengaruhnya terhadap risiko atau kinerja.

Namun demikian, Dr. Wita menyampaikan bahwa salah satu hasil yang beliau banggakan dari riset ini adalah terciptanya variabel charter value index yang beliau kembangkan sendiri. Harapannya, variabel ini dapat digunakan untuk bank-bank yang go public maupun yang non go public.

Dr. Suad Husnan selaku promotor menyampaikan selamat kepada Dr. Wita, keluarga, dan juga ucapan selamat kepada pimpinan dari Institut Pertanian Bogor, selaku perwakilan dari institut tempat Dr. Wita mengajar sebagai dosen. Di akhir acara, Dr. Suad mengutip pernyataan seorang dosen dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada, Seorang promovendus atau promovenda setelah lulus diharapkan seperti pohon sawo, tidak seperti pohon pisang yang sekali berbuah langsung selesai. Oleh karena itu, saya harap Dr. Wita dapat mengharumkan almamater dengan terus berkarya,” tutup beliau. (CAM)

 
Hety Budiyanti Resmi Meraih Gelar Doktor dengan Mengangkat Topik Masalah Keagenan PDF Print E-mail
Tuesday, 23 May 2017 01:55

2017-05-23-PHOTO-00000186
Dr. Hety bersama tim penguji disertasi.

YOGYAKARTA Senin (22/05/2017), Hety Budiyanti, SE, M.Ak, resmi meraih gelar doktor di Auditorium BRI Gedung MD FEB UGM. Dipromotori oleh Prof. Dr. Eduardus Tandelilin, MBA, serta di ko-promotori oleh Dr. Suad Husnan, MBA dan Dr. Mamduh Hanafi, MBA, Dr. Hety berhasil memertahankan disertasinya yang berjudul “Transaksi Pihak Berelasi dan Ekspropriasi Pemegang Saham Minoritas pada Perusahaan Publik di Indonesia” di hadapan para penguji. Dr. Hety merupakan doktor ke-3588 yang diluluskan oleh UGM dan doktor ke-229 yang diluluskan oleh FEB UGM. Turut hadir dalam acara sidang terbuka ini, Dr. Amin Wibowo selaku Ketua Tim Penguji yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Departemen Manajemen FEB UGM.

Disertasi Dr. Hety berhasil menjelaskan teori keagenan secara lebih lengkap dan terintegrasi dengan menyediakan kerangka konseptual dalam menguji pengaruh transaksi pihak berelasi terhadap kinerja dan nilai perusahaan dengan melibatkan mekanisme tata kelola perusahaan dan tipe kepemilikan perusahaan. Secara khusus, riset tersebut juga menjelaskan kombinasi antara teori keagenan tipe 2, teori transaksi biaya, teori private benefit of control, teori konflik kepentingan, dan teori efisien transaksi pihak berelasi.

Riset ini menemukan bukti empiris bahwa transaksi pihak berelasi jenis tertentu dapat digunakan sebagai alat untuk mentransfer sumber daya keluar dari perusahaan untuk kepentingan pemegang saham pengendali dengan mengorbankan kepentingan pemegang saham minoritas. Di sisi lain, riset ini juga mengungkap bahwa transaksi pihak berelasi jenis tertentu dapat digunakan sebagai alat untuk meningkatkan kinerja perusahaan dan nilai perusahaan.

Dr. Hety berharap, riset ini dapat digunakan juga untuk memahami jenis-jenis transaksi pihak berelasi yang berpotensi tunneling dan berpotensi propping yang mungkin terjadi dari transaksi berelasi yang bersifat oportunis. Dengan demikian, langkah antisipasi bagi calon investor dan investor dalam pengambilan keputusan investasi dapat diterapkan secara lebih baik.

Prof. Eduardus Tandelilin selaku promotor menyampaikan selamat kepada Dr. Hety Budiyanti, SE, M.Ak, atas pencapaiannya dalam meraih gelar doktor, dan juga ucapan selamat kepada Universitas Negeri Makassar yang merupakan universitas tempat Dr. Hety mengajar. Prof. Tandelilin juga menyatakan bahwa Dr. Hety merupakan pribadi yang tekun dan pantang menyerah, dan hal ini terbukti bahwa Dr. Hety mampu menyelesaikan disertasinya meskipun datanya sangat sulit didapat. (CAM)

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 10 of 62