Tentang UGM
FEB UGM
Perpustakaan UGM
Webmail @UGM
Bahasa Indonesia
English
Fakultas Ekonomika dan Bisnis

Magister Sains dan Doktor

Fakultas Ekonomika dan Bisnis

UNIVERSITAS GADJAH MADA

Home Berita
Berita
Program MD Mengadakan Kuliah Umum Perkembangan Ekonomi dan Fiskal di Indonesia PDF Print E-mail
Friday, 25 August 2017 15:06

Taufan Pamungkas Kurnianto M.A., M.Sc, memaparkan gambaran mengenai kondisi perekonomian di Indonesia saat ini.

YOGYAKARTA, dalam rangka meningkatkan pengetahuan mahasiswa terkait perkembangan ekonomi dan kebijakan fiskal di Indonesia, Program MD mengundang pembicara dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia untuk mengisi kuliah umum dengan tema ‘Perkembangan Ekonomi dan Fiskal Terkini’. Pembicara merupakan perwakilan dari Investor Relation Unit-Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan RI, Taufan Pamungkas Kurnianto M.A., M.Sc. Acara diadakan di Ruang Auditorium BRI Lantai 3 Gedung MD FEB UGM, Kamis (24/08/2017). Acara dibuka oleh sambutan dari Prof. Catur Sugiyanto, ketua program studi Ilmu Ekonomi MD FEB UGM.

Bapak Taufan mengawali seminar dengan memaparkan gambaran mengenai tren perekonomian di Indonesia saat ini. Beliau menyampaikan bahwa secara umum, harga komoditas di Indonesia melanjutkan tren peningkatan. Hal tersebut turut mendorong aktivitas perdagangan internasional. Dari segi pertumbuhan ekonomi, pada kuartal II-2017 angka pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah 5,01% dengan komponen pengeluaran untuk investasi yang meningkat, konsumsi stabil, dan ekspor-impor yang melambat. Secara spasial, seluruh kawasan di Indonesia mengalami pertumbuhan positif pada kuartal II-2017, dengan pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Sulawesi. Dari pertumbuhan sisi produksi, sektor pertanian dan industri pengolahan mengalami perlambatan, namun sektor jasa terkait infrastruktur dan logistik masih mampu tumbuh tinggi. Inflasi bulan Juli terkendali dan tren pertumbuhan realisasi investasi langsung menunjukkan angka yang positif. Neraca pembayaran dan perdagangan mengalami surplus dan rupiah cenderung stabil. Capital inflow yang menurun menunjukkan adanya tindakan antisipasi terhadap perkembangan pasar keuangan global. Kondisi perekonomian yang stabil di Indonesia berdampak pada tingginya tingkat kepercayaan publik kepada pemerintah saat ini. Hal tersebut sesuai dengan hasil survey yang dilakukan oleh Gallup World Poll yang menunjukkan bahwa Indonesia dan Swiss meraih predikat sebagai negara dengan tingkat kepercayaan publik kepada pemerintah tertinggi.

Pembicara juga membahas tentang kebijakan fiskal dan reformasi APBN yang dilakukan pemerintah sebagai instrumen untuk mendukung pembangunan inklusif. Pembangunan Inklusif dianggap sebagai cara yang tepat untuk mengatasi permasalahan utama bangsa, seperti kemiskinan, kesenjangan, serta rendahnya daya saing dan produktivitas. Beberapa kebijakan fiskal dan reformasi APBN yang telah dilakukan pemerintah adalah dengan cara optimalisasi penerimaan negara, belanja negara yang produktif dan berkualitas, dan pengelolaan pembiayaan yang pruden (hati-hati). Langkah lain yang ditempuh pemerintah adalah dengan melakukan reformasi perpajakan yang lebih komprehensif dengan cara memberlakukan amnesti pajak, AEOI, reformasi kebijakan dan reformasi administrasi. Selanjutnya pemerintah telah melakukan penguatan desentralisasi fiskal untuk mendukung akselerasi infrastruktur di daerah. Selain itu, pemerintah juga melakukan reformasi belanja pemerintah pusat dengan menaikkan porsi alokasi belanja infrastruktur melalui relokasi dari belanja yang kurang produktif. (DS)

 

 

 
UGM Bergabung Dalam Proyek Erasmus+ REPESEA PDF Print E-mail
Thursday, 24 August 2017 08:57

Sebagai upaya meningkatkan kualitas kinerja penelitian, UGM bergabung dalam proyek kerjasama REPESEA yang diadakan oleh Erasmus+ Capacity Building in Higher Education. Proyek kerjasama ini diikuti oleh 11 (sebelas) universitas dari 7 (tujuh) negara di Asia dan Eropa, termasuk UGM dan Universitas Islam Indonesia sebagai salah satu perwakilan dari Indonesia; Universiti Teknologi Malaysia dan Universiti Teknologi Mara (Malaysia); The National Institute of Development Administration dan Burapha University (Thailand); Matej Bel University dan University of Economics in Bratislava (Slovakia); Warszaw School of economics (Polandia); University of Bath (Inggris), dan Université Blaise Pascal, Clermont-Ferrand II (Prancis).

Salah satu rangkaian kegiatan REPESEA, yakni, lokakarya pemetaan penelitian Erasmus+ dengan tema “Assessing and Improving Research Performance ant South East Asian Universities (REPESEA)” baru saja diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (06/08/2017) hingga Rabu (09/08/2017). Lokakarya ini merupakan kegiatan fase 1 (satu) proyek REPESEA, setelah pelaksanaan kick-off meeting pada awal Maret 2017 di Bratislava, Slovakia.

Prof. Dr. Jogiyanto Hartono, Prof. Dr. Catur Sugiyanto, dan Dr. Nurul Indarti, sebagai perwakilan UGM pada kegiatan ini, berbagi pengalaman dan informasi seputar sejarah dan perkembangan riset, posisi dan kekuatan riset di Indonesia saat ini, serta bagaimana kontribusi UGM dalam menyokong kegiatan riset di Indonesia. Pemaparan tersebut juga didukung oleh penulisan dua makalah riset, berjudul “Existing Strengths and the Way Forward of Research Performance in Indonesia” dan “History, Era, and Culture of Research in Indonesian Universities”.

Proyek REPESEA sendiri akan berlangsung selama 3 (tiga) tahun, dimulai pada Oktober 2016 dan berakhir pada Oktober 2019. Kegiatan kerjasama ini dilakukan sebagai bentuk upaya meningkatkan kapasitas riset negara-nagara kawasan Asia Tenggara, dan didukung oleh Uni Eropa. (NH)

 
Program MD Mengadakan Workshop Metode Riset Kualitatif Lanjutan PDF Print E-mail
Saturday, 19 August 2017 11:37

Peserta workshop mendapatkan pelatihan untuk mengaplikasikan NVivo dari Bapak Suyanto, M.B.A., Ph.D.

YOGYAKARTA, Dalam rangka meningkatkan minat penelitian dengan metode kualitatif, program MD FEB UGM mengadakan Workshop Metode Kualitatif Lanjutan. Workshop diadakan di Gedung Magister Sains dan Bisnis FEB UGM, selama dua hari berturut-turut, yaitu tanggal 18-19 Agustus 2017. Pembicara dalam acara tersebut adalah Yulia Arisnani Widyaningsih, MBA., Ph.D, Sari Sitalaksmi, M.Mgt, Ph.D., dan Suyanto, M.B.A., Ph.D. Ketiga pembicara merupakan dosen di FEB UGM, yang telah berpengalaman dalam melakukan penelitian menggunakan metode kualitatif.

Acara dibuka oleh sambutan yang disampaikan oleh Prof. Catur Sugiyanto, selaku perwakilan dari pengelola MD. Selain menyampaikan ucapan selamat datang, beliau menyampaikan bahwa selama ini riset masih didominasi oleh penelitian kuantitatif. Sementara itu, kemampuan dalam menjelaskan suatu fenomena tidak akan bisa lengkap jika hanya menggunakan metode kuantitatif. Oleh karena itu diperlukan lebih banyak penelitian yang menggunakan metode kualitatif, khususnya pada penelitian tentang behavioral (perilaku).

Workshop pada hari pertama berupa penyampaian materi tentang riset kualitatif dan pengenalan software NVivo. Sesi I dan Sesi II diisi oleh Ibu Yulia Arisnani Widyaningsih. Beliau menyampaikan materi tentang karakteristik riset kualitatif, pendekatan riset kualitatif, research cycle, trustworthiness, dan evaluasi kualitas riset kualitatif. Selanjutnya Sesi III dan IV diisi oleh Ibu Sari Sitalaksmi. Beliau memaparkan materi tentang proses penelitian, teknik pengumpulan data, beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melakukan pengumpulan data, dan contoh proposal penelitian dengan metode kualitatif.  Setelah sesi IV berakhir, ada penyampaian materi mengenai NVivo, software yang dapat digunakan untuk mengolah data kualitatif oleh Tim dari PT ATS (Advanced Technology Solution).

Hari ke dua workshop diisi oleh Bapak Suyanto di laboratorium komputer MD FEB UGM. Di hari kedua, peserta workshop diberi kesempatan untuk mengaplikasikan penggunaan NVivo dalam riset kualitatif. Workshop diakhiri dengan penutupan dan penyerahan sertifikat kepada setiap peserta. (DS)

 
Penyambutan dan Pengarahan Mahasiswa Baru Semester Gasal 2017/2018 PDF Print E-mail
Saturday, 12 August 2017 11:09

Mahasiswa baru mendapatkan pengarahan dari Prof. Dr. Catur Sugiyanto, Prof. Dr. Jogiyanto Hartono, Dr. Nurul Indarti.

YOGYAKARTA, Memasuki tahun ajaran semester gasal 2017/2018, program MD FEB UGM mengadakan penyambutan dan pengarahan mahasiswa baru magister dan doktoral, Jumat (11/08/2017). Acara diadakan di Aula BRI gedung MD FEB UGM. Pengarahan diberikan oleh Prof. Dr. Jogiyanto Hartono selaku koordinator program dan ketua program studi Akuntansi, Dr. Nurul Indarti selaku ketua program studi Manajemen, dan Prof. Dr. Catur Sugiyanto selaku ketua program studi Ilmu Ekonomi.

Dalam sambutan dan pengarahan yang disampaikan, Prof. Dr. Jogiyanto mengatakan bahwa pembelajaran di MD FEB UGM menuntut agar mahasiswa selalu aktif dalam pembelajaran di kelas. Diterapkannya pembelajaran berbasis Student Center Learning menuntut mahasiswa untuk aktif dalam diskusi yang diadakan dalam proses pembelajaran. Mahasiswa juga dituntut untuk aktif dalam berbagai lembaga organisasi sosial, baik di dalam maupun di luar kampus. Selain itu beliau juga menyampaikan agar mahasiswa mentaati semua peraturan yang telah ditetapkan oleh pengelola MD dan bijaksana dalam memanfaatkan fasilitas yang disediakan oleh kampus.

Prof. Jogiyanto juga menyampaikan bahwa program MD sangat mendorong mahasiswa untuk melakukan publikasi ilmiah. Bahkan saat ini publikasi kedalam jurnal internasional minimal Q3 menjadi salah satu syarat kelulusan mahasiswa yang mengambil program doktor di MD FEB UGM. Untuk itu, beliau berpesan kepada seluruh mahasiswa agar sedari awal sudah mulai memikirkan topik penelitian. Beliau juga menuturkan bahwa program MD menyediakan dana bagi mahasiswa yang ingin berpartisipasi dalam konferensi internasional. Sehingga tidak ada alasan bagi mahasiswa untuk tidak berangkat konferensi dikarenakan tidak memiliki dana yang cukup.

Sementara itu, dalam acara tersebut Prof. Catur mengatakan bahwa, “Ilmu pengetahuan merupakan barang publik. Kalau Anda boleh memilikinya, maka teman Anda juga boleh memilikinya. Begitupun dengan nilai, jika Anda boleh mendapatkan nilai A, maka Anda juga tidak boleh melarang teman Anda untuk mendapatkan nilai A. Untuk itu tidak sepantasnya jika Anda melakukan monopoli terhadap informasi yang dapat mendukung proses pembelajaran Anda dan teman-teman Anda di MD. Sehingga jika ada bahan kuliah, sudah sepantasnya Anda membagikannya kepada teman-teman Anda.” Dosen yang mendapatkan gelar doktornya di University of Illinois tersebut juga menyampaikan bahwa meskipun belajar kelompok merupakan metode belajar yang sangat konvensional, namun metode tersebut masih cukup relevan untuk diterapkan.

Sambutan dan pengarahan terakhir disampaikan oleh Dr. Nurul Indarti. Di awal sambutannya beliau menyampaikan kutipan dari Brian Harbert,“ the capacity to learn is a gift, the ability to learn is a skill, the willingness to learn is a choice.” Untuk itu bagi mahasiswa yang mendapatkan kesempatan untuk mengenyam pendidikan yang lebih tinggi, seharusnya bisa menggunakan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya. Beliau juga mengingatkan bahwa MD FEB UGM memiliki beberapa peraturan yang harus ditaati oleh mahasiswa jika mahasiswa ingin lulus tepat waktu. Salah satu peraturan yang ia tekankan adalah persyaratan mukim untuk S3 selama satu setengah tahun. Mahasiswa juga diberi tahu mengenai sistem penilaian, sistem cuti, dan juga peraturan mengenai larangan plagiarisme bagi mahasiswa. Di akhir sambutannya, beliau meminta agar mahasiswa mau bekerjasama dalam menaati ketentuan yang telah ditetapkan. (DS)

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 8 of 62