Tentang UGM
FEB UGM
Perpustakaan UGM
Webmail @UGM
Bahasa Indonesia
English
Fakultas Ekonomika dan Bisnis

Magister Sains dan Doktor

Fakultas Ekonomika dan Bisnis

UNIVERSITAS GADJAH MADA

Home Berita
Berita
Pelaksanaan Workshop Pembelajaran Berbasis Riset (Research Based Learning) PDF Print E-mail
Saturday, 16 September 2017 08:14

Peserta workshop mendapatkan materi tentang pengertian RBL (resource based learning) dari Prof. Jogiyanto

YOGYAKARTA – MD FEB UGM mengadakan workshop pembelajaran berbasis riset (Research Based Learning) selama dua hari (15-16 September 2017). Acara diadakan di Ruang Lippo lantai 2 Gedung MD FEB UGM. Peserta merupakan pengajar dari berbagi universitas yang ada di Indonesia. Pembicara dalam acara ini adalah Prof. Dr. Jogiyanto Hartono selaku koordinator program dan ketua program studi akuntansi, Dr. Nurul Indarti selaku ketua program studi manajemen, dan Prof. Dr. Catur Sugiyanto selaku ketua program studi Ilmu Ekonomi.

Acara pada hari pertama dimulai pukul 08.30 WIB. Acara dibuka dengan sambutan yang disampaikan oleh Prof. Jogiyanto. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa workshop kali ini diadakan karena adanya keinginan dari pihak MD UGM untuk berbagi pengetahuan terkait metode pembelajaran berbasis riset di bidang akuntansi, manajemen, dan ilmu ekonomi. Setelah selesai menyampaikan sambutannya, Prof. Jogiyanto mulai menyampaikan materi tentang: pengertian RBL (resource based learning); syarat keberhasilan RBL; sasaran pembelajaran RBL; keunggulan RBL; strategi penerapan RBL; cara menerapkan RBL; dan RBL dalam kurikulum mata kuliah Akuntansi.

Setelah Prof. Jogiyanto selesai menyampaikan materinya, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Dr. Nurul Indarti. Materi yang disampaikan oleh Dr. Nurul meliputi: konsep pengajaran dan pembelajaran; domain pembelajaran; tujuan pembelajaran; contoh sasaran pembelajaran; perdebatan terkait efektivitas pembelajaran berbasis riset; perbedaan antara research-tutored; research-based; research-led; dan research-oriented dalam pembelajaran; transformasi pengajaran; metode untuk menggabungkan penelitian dan pengajaran; dan penerapan pembelajaran berbasis riset dalam mata kuliah Knowledge and Innovation Management. Workshop hari pertama ditutup pada pukul 16.00 WIB.

Hari kedua workshop dimulai pukul 08.00 WIB. Pengisi materi pada hari kedua adalah Prof. Catur Sugiyanto. Beliau menyampaikan materi tentang: syarat keberhasilan penerapan RBL; penerapan RBL pada mata kuliah Ilmu Ekonomi; peran penting RBL dalam mendukung pemenuhan tuntutan profesi dosen, menjunjung Tri Dharma Perguruan Tinggi, dan menunjang akreditasi universitas. Workshop hari kedua berakhir pukul 10.30 WIB. Acara diakhiri dengan penyerahan sertifikat dan makan siang bersama. (DS)


Peserta workshop foto bersama Prof. Catur Sugiyanto di akhir sesi.

 
MD FEB UGM Menjadi Tuan Rumah GAMAICEB ke 5 PDF Print E-mail
Friday, 15 September 2017 21:41

Acara pembukaan dan Joint Plenary Discussion yang berlangsung di Ruang Auditorium BRI lantai 3 Gedung MD FEB UGM.

Yogyakarta - FEB UGM mengadakan The Fifth Gadjah Mada International Conference on Economics and Business dengan tema ‘Sustainable Development: Challenge and Opportunity in Developing Countries’. Acara diadakan selama dua hari, 14-15 September 2017 di gedung Magister Sains dan Doktor FEB UGM. Tujuan diadakannya konferensi ini adalah memberikan media bagi peserta dalam menyebarkan gagasan dan hasil penelitian mereka serta sebagai sarana untuk mengembangkan jaringan mereka. Acara ini diikuti oleh sekitar 100 peserta dari berbagi universitas yang ada di Indonesia.

Acara dibuka pada pukul 08.00 WIB dengan sambutan yang disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset dan Sumber Daya Manusia, FEB UGM, Prof. Kusdhianto Setiawan. Selain memberikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta konferensi, Prof. Kusdhianto berharap agar hasil konferensi dapat memberikan solusi bagi dunia khususnya di bidang ekonomi. Di dalam sambutan tersebut disampaikan juga bahwa saat ini isu yang sedang ramai diperhatikan adalah isu tentang pengentasan kemiskinan. Sehingga kontribusi dari akademisi untuk menyumbangkan gagasannya tentang pengentasan kemiskinan masih sangat terbuka lebar.

Setelah sambutan pembuka selesai disampaikan, acara dilanjutkan dengan Joint Plenary Discussion yang diisi oleh Prof. Juliet Willetts (University of Technology Sydney, Australia), Dr. Tony Prasetiantono (Universitas Gadjah Mada, Indonesia), dan Dr. Salmi Mohd. Isa (Universiti Sains Malaysia, Malaysia). Setelah itu, peserta konferensi diarahkan untuk mengikuti sesi presentasi paper paralel. Sesi presentasi paper paralel pada hari pertama berakhir pada pukul 17.00 WIB. Acara hari pertama ditutup dengan acara gala dinner.

Acara hari ke dua dimulai pukul 08.00 WIB. Agenda hari kedua adalah presentasi paper paralel lanjutan dan acara penutupan. Presentasi paper paralel lanjutan diperuntukkan bagi peserta yang belum mendapatkan kesempatan untuk mempresentasikan paper nya pada hari pertama. Setelah sesi presentasi paper paralel selesai, acara dilanjutkan dengan acara penutupan pada pukul 15.30 WIB. Acara penutupan diisi dengan pengumuman ‘best paper’ dan sambutan penutup dari koordinator konferensi. (DS)

 
Kunjungan dari Sekolah Bisnis Institut Pertanian Bogor PDF Print E-mail
Wednesday, 13 September 2017 04:58



Prof. Dr. Ir. M. Syamsul Ma’arif, M.Eng menyampaikan tujuan dari kunjungan yang ia lakukan bersama rekan-rekannya dari IPB.

YOGYAKARTA – Sekolah Bisnis Institut Pertanian Bogor melakukan kunjungan ke program MD FEB UGM dalam rangka studi banding pada hari Selasa (12/09/2017). Kunjungan dihadiri oleh empat orang perwakilan dari Sekolah Bisnis IPB, yaitu Prof. Dr. Ir. M. Syamsul Ma’arif, M.Eng., selaku Ketua Divisi Inovasi, Kewirausahaan, dan Keberlanjutan Sekolah Bisnis IPB, Dra. Alfa Chasanah, M.A, selaku anggota Divisi Sekolah Bisnis IPB, Febriantina Dewi, S.E., M.M., M.Sc., selaku anggota Divisi Sekolah Bisnis IPB, dan Ali Masri, selaku tenaga kependidikan Divisi Sekolah Bisnis IPB. Sedangkan perwakilan dari MD FEB UGM dihadiri oleh Dr. Amin Wibowo, M.B.A, selaku Kepala Departemen Manajemen FEB UGM dan Dr. Nurul Indarti, Sivilokonom, Cand. Merc., selaku Ketua Program Studi Magister Sains dan Doktor Ilmu Manajemen.

Acara dimulai pukul 16.30 WIB, dengan perkenalan antara kedua belah pihak. Setelah sesi perkenalan, Prof. Dr. Ir. M. Syamsul Ma’arif menyampaikan bahwa saat ini Sekolah Bisnis IPB sedang mengembangkan keilmuan di bidang inovasi, kewirausahaan, dan keberlanjutan. Oleh karena itu, tujuan beliau dan rekan-rekan dalam kunjungan kali ini adalah ingin belajar dari UGM terkait program-program yang diterapkan untuk mengembangkan keilmuan di bidang inovasi, kewirausahaan, dan keberlanjutan.

Dalam kunjungan tersebut Dr. Amin Wibowo menyatakan bahwa terkait keilmuan di bidang inovasi, kewirausahaan, dan keberlanjutan, FEB UGM lebih fokus pada pendalaman ilmu terkait inovasi dan kewirausahaan. Kedua ilmu tersebut menjadi mata kuliah yang terdapat pada kurikulum yang diberikan kepada mahasiswa S1, S2, maupun S3. Beliau juga mengatakan bahwa jurusan manajemen FEB UGM memiliki empat bidang minat. Masing-masing dosen hanya boleh berfokus pada salah satu bidang minat saja. Sehingga diharapkan masing-masing dosen benar-benar menguasai bidang minat yang diampunya.

Terkait dengan perkembangan kurikulum, Dr. Nurul Indarti mengatakan bahwa UGM sudah mengenalkan matakuliah kewirausahaan sejak tahun 1990-an sebagai matakuliah pilihan. Matakuliah tersebut menjadi matakuliah wajib setelah akhir tahun 1990-an. Matakuliah inovasi sendiri merupakan matakuliah yang cenderung baru. Sedangkan infrastruktur kurikulum di UGM memang tidak ditujukan untuk mencetak mahasiswa sebagai the real entrepreneur, namun kurikulum didesain untuk memberi bekal mahasiswa terkait semangat dan pengetahuan yang harus dimiliki ketika menjadi seorang entrepreneur. Sehingga kurikulum yang ada saat ini hanya menekankan pada aspek kognitif, sedikit afektif dan experience.

Dr. Amin Wibowo juga menambahkan bahwa keputusan untuk tidak mendesain kurikulum yang ditujukan untuk membentuk entrepreneur memang disesuaikan dengan misi FEB UGM, yaitu membentuk leader bukan membentuk entrepreneur. Beliau juga mengatakan bahwa matakuliah yang diberikan akan selalu dievaluasi agar sesuai dengan perkembangan yang ada. Sehingga terdapat matakuliah yang memang tidak ada di universitas lain namun diadakan di UGM karena memang dirasa penting untuk diberikan, seperti matakuliah marketing model.

Selain membahas tentang pekembangan kurikulum, kunjungan kali ini juga membahas tentang proses peminatan, proses penyelesaian tesis dan disertasi, KKN, kedalaman materi yang diajarkan untuk mahasiswa S1, S2, dan S3, penetapan kode matakuliah, dan akses dengan industri. Acara berakhir pukul 17.30 WIB dengan pemberian kenang-kenangan dari kedua belah pihak. (DS)


Dr. Nurul Indarti, Sivilokonom, Cand. Merc. dan Dr. Amin Wibowo, M.B.A. menerima kenang-kenangan yang diberikan oleh Sekolah Bisnis IPB.

Prof. Dr. Ir. M. Syamsul Ma’arif, M.Eng menerima kenang-kenangan yang diberikan oleh MD FEB UGM.

 
Kuliah Umum Supply Chain Management oleh Ferry Jie, Ph.D. PDF Print E-mail
Monday, 11 September 2017 06:58

Penjelasan materi tentang riset di bidang supply chain management oleh Ferry Jie, Ph.D.

YOGYAKARTA -  Program Magister Sains dan Doktor FEB UGM mengadakan kuliah umum dengan tema “Supply Chain Management: Current Research and Future Research”. Acara diadakan pada hari Senin (11/09/2017) di ruang Lippo lantai 2 Gedung MD FEB UGM. Pembicara pada kuliah umum ini adalah Ferry Jie, Ph.D. Beliau merupakan Associate Professor dari School of Business and Law, Edith Cowan University, Western Australia. Acara ini dimoderatori oleh Nurul Indarti Ph.D, kepala program studi Ilmu Manajemen MD FEB UGM.

Acara dimulai pukul 10.00 WIB dengan pembacaan CV pembicara oleh moderator. Topik pembahasan yang disampaikan oleh Ferry Jie, Ph.D. bertema supply chain management. Pembahasan meliputi: pengertian supply chain management; struktur dari supply chain management; cara mendesain supply chain; hal-hal yang menyebabkan gagalnya desain supply chain yang proaktif; pemetaan dalam supply chain; cara membuat pemetaan dalam supply chain; dan struktur supply chain daging sapi di Australia.

Dalam kuliah umum, pembicara juga membagi pengalaman beliau dalam melakukan riset dan bagaimana tips-tips untuk melakukan publikasi internasional di jurnal-jurnal top tier. Beliau menceritakan pengalaman kerjasama penelitian dengan beberapa institusi besar di Indonesia, dan melalui forum ini diharapkan dapat membuka kerjasama penelitian dengan dosen-dosen di UGM.  Pembicara juga memberi motivasi kepada seluruh peserta, yang merupakan mahasiswa S1, S2 dan S3, agar dapat melakukan penelitian dengan sebaik mungkin. Pembicara tidak lupa untuk mengingatkan agar peserta tidak asal-asalan dalam memilih jurnal untuk publikasi.

Pembicara membuka sesi pertanyaan di akhir presentasinya. Setelah sesi tanya jawab berakhir, acara ditutup dengan pemberian kenang-kenangan oleh pihak MD FEB UGM dan foto bersama dengan seluruh peserta. Acara berakhir pukul 11.30 WIB. (DS-NH)



Foto bersama peserta kuliah umum, Nurul Indarti Ph.D, dan Ferry Jie, Ph.D.

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 7 of 63