Tentang UGM
FEB UGM
Perpustakaan UGM
Webmail @UGM
Bahasa Indonesia
English
Fakultas Ekonomika dan Bisnis

Magister Sains dan Doktor

Fakultas Ekonomika dan Bisnis

UNIVERSITAS GADJAH MADA

Home Berita
Berita
FEB UGM Raih Akreditasi AACSB dan yang Pertama di Indonesia PDF Print E-mail
Tuesday, 13 May 2014 01:35

Universitas Gadjah Mada (UGM) menorehkan sejarah baru di dunia pendidikan Indonesia. Universitas negeri papan atas itu meraih akreditasi AACSB International, untuk Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Akreditasi AACSB Internasional menunjukan standar pencapaian tertinggi bagi sekolah bisnis di seluruh dunia dan kurang dari 5% sekolah bisnis diseluruh dunia yang mendapatkan akreditasi tersebut. Akreditasi AACSB Internasional merupakan simbol keunggulan dalam manajemen pendidikan.

FEB UGM menjadi fakultas pertama yang mendapatkan akreditasi AACSB di Indonesia, bahkan di Asia belum banyak yang mendapatkan akreditasi tersebut. Untuk Asia,  National University of Singapore (NUS), Singapore dan Melbourne School of Business, Australia yang telah mendapatkan akreditasi AACSB.

Read more...
 
Kuliah Umum: The case Against Null Hypothesis Statistical Significance Tests: Flaws, Alternative and Action Plans. PDF Print E-mail
Wednesday, 07 May 2014 02:31

Kuliah Umum: The case Against Null Hypothesis Statistical Significance Tests: Flaws, Alternative and Action Plans.

Andreas Schwab, Iowa State University

Dalam dua dekade terakhir, pengujian  signifikansi hipotesis nol (Null Hypothesis Significance Tests atau disingkat NHSTs) mendapatkan banyak kritikan.  Salah satu kritik disampaikan oleh ahli statistik Neyman dan Pearson yang menyatakan bahwa pengujian hipotesis nol tanpa menguji hipotesa alternative adalah tidak masuk akal (Hubbard dan Bayari, 2003). Demikian dikatakan oleh Prof. Andreas Schwab dalam Kuliah Umum yang diselenggarakan Program Magister Sains dan Doktor Ekonomi FEB UGM pada tanggal 30 Maret 2014 bertempat di Auditorium BRI lantai. 3.  Lebih lanjut dikatakan oleh Schwab bahwa NHSTs menimbulkan banyak problematika baik dari sisi konsep maupun praktik. Dari sisi konsep:  1) perhitungan signifikansi statistik NHSTs berdasarkan distribusi sampel yang bersifat random. Kondisi ini jarang terpenuhi pada penelitian – penelitian yang ada. Jika NHSTs dilakukan untuk sampel yang tidak random, maka interpretasi yang dihasilkan menjadi tidak bermakna. 2)  NHSTs menggambarkan suatu  kebenaran sebagai hal yang dikotomik atau definitif, baik ketika menolak atau menerima hipotesis nol. 3) Sebagian besar NHSTs didasarkan pada hipotesis nol yang tidak mungkin benar. Akan tetapi jika hipotesis nol menjelaskan realitas yang tidak masuk akal, menolak hipotesis nol tersebut juga tidak memberikan informasi apapun. Dari sisi praktik, NHSTs tidak menjawab pertanyaan yang menjadi ketertarikan peneliti, dikarenakan: 1) di sebagian besar kasus, kita tahu bahwa hipotesis nol tidak pernah benar. Sehingga setiap

Read more...
 
Pelatihan SAS Software Pemrograman Untuk Analisis Statistik dan Manajemen Data PDF Print E-mail
Tuesday, 06 May 2014 04:06

Sebanyak 30 mahasiswa Program Magister Sains dan Doktor FEB UGM antusias mengikuti  kegiatan pelatihan SAS SOFTWARE yang diselenggarakan oleh pengelola Magister Sains dan Doktor FEB UGM, di ruang laboratorium  pada hari Senin,  5 Mei 2014 pukul 09.00- 12.00. Para mahasiswa tersebut

Read more...
 
Dampak Role Stress dan Tingkat Toleransi Ambiguitas Terhadap Judgement Auditor PDF Print E-mail
Saturday, 26 April 2014 03:29

 

Profesi akuntan publik/auditor sangat rentan terhadap kondisi stress yang disebabkan oleh tuntutan pekerjaan yang dihadapinya. Tekanan yang dihadapi auditor ini dapat berdampak positif (eustress)  maupun negative (distress), tergantung pada persepsi, interpretasi dan reaksi individu terhadap tekanan dan pemicu stress, serta bagaimana mereka dapat mengelola sensor mereka untuk mengubah kekurangan menjadi tantangan untuk meningkatkan kinerja mereka. Penelitian yang dilakukan Atika Jauharia Hatta bertujuan menguji pengaruh tekanan dalam pekerjaan yang bersumber dari konflik peran, ambiguitas peran dan kelebihan beban kerja terhadap judgement yang diberikan oleh auditor.  Auditor junior diduga akan lebih mengalami tekanan dalam pekerjaan dikarenakan tingkat kecakapan/ketrampilan  yang belum dimilikinya dibandingkan dengan auditor pada level atas, yakni partner dan manajer.

Read more...
 
<< Start < Prev 51 52 53 54 55 56 57 58 Next > End >>

Page 57 of 58