Tentang UGM
FEB UGM
Perpustakaan UGM
Webmail @UGM
Bahasa Indonesia
English
Fakultas Ekonomika dan Bisnis

Magister Sains dan Doktor

Fakultas Ekonomika dan Bisnis

UNIVERSITAS GADJAH MADA

Home Berita
Berita
Lina Anatan Berhasil Meraih Gelar Doktor dengan Topik Disertasi Transfer Pengetahuan antar Organisasi PDF Print E-mail
Tuesday, 25 July 2017 20:19

IMG-20170725-WA0003

Dr. Kusdhianto Setiawan selaku ketua tim penguji mengukuhkan Lina Anatan sebagai doktor

YOGYAKARTA, Senin (24/07/2017), Lina Anatan resmi meraih gelar doktor di Auditoriun BRI Gedung MD FEB UGM. Dipromotori oleh Dr. Tarsisius Hani Handoko, serta di ko-promotori oleh Dr. Amin Wibowo dan Dr. Rangga Almahendra, Dr. Lina Anatan berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Transfer Pengetahuan dalam Aliansi Universitas dan Industri di Indonesia” di hadapan penguji. Dr. Lina Anatan merupakan doktor ke-3641 yang diluluskan oleh UGM dan doktor ke-233 yang diluluskan oleh FEB UGM. Acara sidang terbuka ini turut dihadiri Dr. Kusdhianto Setiawan selaku ketua tim penguji yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia FEB UGM.

Kebaruan pada penelitian Dr. Lina Anatan adalah penggunaan teori institusional untuk menelaah transfer pengetahuan dalam aliansi universitas dan industri. Sebelumnya, penelitian tentang transfer pengetahuan dalam aliansi universitas dan industri didominasi oleh perspektif internal dengan menggunakan teori transaction cost economics (TCE), resource-based view (RBV) dan knowledge-based view (KBV). Penggunaan teori institusional beserta teori KBV dan TCE sebagai teori pelengkap, menjadikan penelitian ini mampu menjelaskan pengaruh transfer pengetahuan terhadap institusionalisasi aktivitas transfer pengetahuan baik dari perspektif internal maupun eksternal. Penelitian ini menggunakan data diadik. Sehingga berbeda dari penelitian sebelumnya yang hanya berfokus pada transfer pengetahuan dalam universitas saja atau industri saja, penelitian ini berfokus pada keduanya.

Dalam penelitiannya, Dr. Lina Anatan menguji pengaruh positif variabel-variabel anteseden (tekanan regulatif, tekanan normatif, dan tekanan kognitif) terhadap transfer pengetahuan dalam aliansi universitas dan industri, menguji pengaruh positif transfer pengetahuan terhadap institusionalisasi aktivitas transfer pengetahuan, dan menguji peran pemoderasian ketidakpastian (ketidakpastian teknik dan ketidakpastian organisasional) dalam menjelaskan pengaruh transfer pengetahuan terhadap institusionalisasi aktivitas transfer pengetahuan.

Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif yang signifikan secara simultan dari tekanan institusional (tekanan regulatif, tekanan normatif, dan tekanan kognitif) terhadap transfer pengetahuan dalam aliansi universitas dan industri. Secara parsial, tekanan normatif dan kognitif berpengaruh positif terhadap transfer pengetahuan dalam aliansi universitas dan industri, sedangkan tekanan regulatif tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap transfer pengetahuan dalam aliansi universitas dan industri. Penelitian ini juga menemukan bahwa transfer pengetahuan berpengaruh positif terhadap institusionalisasi aktivitas transfer pengetahuan. Hasil pengujian validitas tentang variabel ketidakpastian teknikal dan ketidakpastian organisasional menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut bersifat unidimensional. Hal ini mengakibatkan peran pemoderasian ketidakpastian teknikal dan ketidakpastian organisasional dalam memperkuat atau memperlemah pengaruh transfer pengetahuan terhadap institusionalisasi aktivitas transfer pengetahuan tidak dapat diuji.

Tidak signifikannya tekanan regulatif terhadap transfer pengetahuan dalam aliansi universitas dan industri dapat menjadi perhatian bagi regulator. Lina Anatan selaku promovenda mengatakan bahwa regulasi terkait transfer pengetahuan dalam aliansi universitas dan industri di Indonesia masih lemah dalam pelaksanaannya. Sehingga diperlukan pemantauan dari regulator agar pelaksanaan regulasi menjadi lebih efektif.

Pada akhir acara, Dr. Tarsisius Hani Handoko selaku promotor mengucapkan selamat kepada Dr. Lina Anatan dan keluarga atas pencapaian nya dalam meraih gelar doktor. Ucapan selamat juga ditujukan kepada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kristen Maranatha Bandung atas perolehan gelar doktor dari salah satu dosennya. Terimakasih tidak lupa beliau ucapkan kepada tim promotor, tim penilai, dan penguji. Pesan yang beliau sampaikan kepada promovenda adalah, “Terus menulis, membaca, mengikuti konferensi dan melakukan publikasi. Abdikan ilmu Anda untuk terus melayani mahasiswa dan pemangku kepentingan yang lain. Selamat kembali ke Universitas Maranatha.”(DS)

 
Program MD Lepas 28 Wisudawan dan Wisudawati PDF Print E-mail
Thursday, 20 July 2017 08:28

 

IMG-20170720-WA0001

Cumlaude, Dr Eko Suwardi Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis bersama pengelola Program MD berpose dengan lulusan cumlaude, Program MD periode wisuda Juli 2017, Rabu (19/07/2017)



Rabu, 19 Juli 2017

YOGYAKARTA, Program MD FEB UGM resmi melepas 28 wisudawan dan wisudawati periode wisuda Juli 2017 yang bertempat di Aula BRI, Rabu (19/07/17). Dari 28 wisudawan dan wisudawati, 17 orang merupakan lulusan program magister ilmu akuntansi, 10 orang lulusan program magister ilmu manajemen, dan 1 orang merupakan lulusan dari program magister ilmu ekonomi. Acara tersebut turut dihadiri oleh Dekan FEB UGM, yaitu Dr. Eko Suwardi, Ketua Program Magister dan Doktor Ilmu Akuntansi, yaitu Prof. Dr. Jogiyanto Hartono dan Ketua Program Magister dan Doktor Ilmu Manajemen, yaitu Dr. Nurul Indarti, Cand.Merc, Sivilekonom.

Acara dibuka dengan laporan wisuda yang disampaikan oleh ketua program Magister dan Doktor Ilmu manajemen, Dr. Nurul Indarti, Cand.Merc, Sivilekonom. Beliau melaporkan bahwa terdapat 5 orang wisudawan dan wisudawati yang berhasil lulus dengan predikat cumlaude, 4 orang berasal dari program studi ilmu akuntansi dan 1 orang berasal dari program studi ilmu manajemen.

Dalam laporan wisuda disampaikan bahwa rata-rata IPK wisudawan dan wisudawati yang lulus pada wisuda Juli 2017 adalah 3,61 untuk program studi ilmu akuntansi, 3,57 untuk program studi ilmu manajemen, dan 3,54 untuk program studi ilmu ekonomi. Wisudawati bernama Ida Ayu Purnama berhasil menjadi lulusan terbaik dengan predikat cumlaude dari program studi ilmu akuntansi, dengan IPK 3,84. Agus Saur Utomo berhasil menjadi lulusan terbaik dengan predikat cumlaude untuk program studi ilmu manajemen dengan IPK 3,84. Sedangkan wisudawati tunggal dari program studi ilmu ekonomi, Andi Adilah Bunjamin berhasil menjadi lulusan terbaik untuk program studi ilmu ekonomi dengan IPK 3,54.

Pada program studi ilmu akuntansi, lulusan dengan masa studi tercepat diraih oleh Ida Ayu Purnama dan Imas Nurani Islami, dengan masa studi 23 bulan. Untuk program studi ilmu manajemen, lulusan dengan masa studi tercepat diraih oleh Agus Saur Utomo, dengan masa studi 22 bulan. Sedangkan untuk program studi ilmu ekonomi, lulusan dengan masa studi tercepat diraih oleh Andi Adilah Bunjamin, dengan masa studi 22 bulan.

Dengan adanya acara pelepasan wisudawan dan wisudawati periode Juli 2017, program MD FEB UGM telah resmi meluluskan 3.106 mahasiswa bergelar Master of Science. Dari 3.106 lulusan, 1.363 berasal dari program studi ilmu akuntansi, 1.107 berasal dari program studi ilmu manajemen, dan 636 berasal dari program studi ilmu ekonomi.

Dalam menyampaikan laporan wisuda, Dr. Nurul Indarti juga mengucapkan selamat atas kelulusan para wisudawan dan wisudawati. Selain ucapan selamat, beliau juga menyampaikan bahwa tidak semua manusia memiliki kesempatan untuk menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Dari seluruh Warga Negara Indonesia, hanya 15% yang mendapatkan kesempatan untuk menempuh pendidikan S1. Dan dari 15% warga negara yang beruntung tersebut hanya 15% yang mendapatkan kesempatan untuk menempuh pendidikan S2. Untuk itu, para wisudawan dan wisudawati hendaknya tidak menjadikan kelulusan sebagai sebuah ceremonial kehidupan, namun para wisudawan dan wisudawati hendaknya menjadikan kelulusan sebagai titik awal kehidupan yang lebih bisa memberikan kontribusi untuk masyarakat luas.

Setelah laporan wisuda selesai diampaikan, Dr. Eko Suwardi selaku Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada mendapatkan kesempatan untuk memberikan sambutan. Dalam sambutannya, beliau menekankan kepada seluruh wisudawan dan wisudawati agar memegang teguh Panca Prasetya dan juga Hymne Gadjah Mada dimanapun mereka berada. Sehingga diharapkan para lulusan MD FEB UGM bisa ikut berkontribusi dalam memberikan solusi bagi permasalahan bangsa. (DS)

 

 

 
Fadhliah M. Alhadar Berhasil Meraih Gelar Doktor dengan Topik Disertasi Diferensiasi PPA dalam Organisasi PDF Print E-mail
Tuesday, 23 May 2017 10:09

2017-05-24-PHOTO-00000191
Ketua Tim Penguji Dr. Kusdhianto mengukuhkan Ibu Fadhliah sebagai doktor.

YOGYAKARTA Selasa (23/05/2017), Fadhliah M. Alhadar resmi meraih gelar doktor di Auditorium BRI Gedung MD FEB UGM. Dipromotori oleh Dr. Tarsisius Hani Handoko, MBA, serta di ko-promotori oleh Dr. Sari Sitalaksmi, M.Mgt, dan Dr. Ely Susanto, MBA, Dr. Fadhliah berhasil memertahankan disertasinya yang berjudul “Diferensiasi Pertukaran Pemimpin-Anggota di dalam Kelompok: Pengaruh Diferensiasi Persepsi Mengenai Kekuasaan Pemimpin dan Dampaknya pada Perilaku Kewargaan Organisasional Kelompokdi hadapan para penguji. Dr. Fadhliah merupakan doktor ke-3589 yang diluluskan oleh UGM dan doktor ke-230 yang diluluskan oleh FEB UGM. Turut hadir dalam acara sidang terbuka ini, Dr. Kusdhianto Setiawan, Sivilokonom selaku Ketua Tim Penguji yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset dan Sumber Daya Manusia FEB UGM.

Dalam disertasinya, Dr. Fadhliah berhasil mengonfirmasi asumsi-asumsi mendasar dalam teori PPA, baik terkait pertukaran sosial, kewajiban resiprokal, kekuasaan dan pertukaran sumber daya, serta dinamika proses penetapan peran. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa diferensiasi persepsi anggota mengenai kekuasaan pemimpin berpengaruh positif pada diferensiasi PPA level kelompok.

Penelitian yang dilakukan oleh Dr. Fadhliah memperkuat perspektif PPA sebagai sebuah sistem hubungan diad interdependen yang memiliki keterkaitan erat dengan konteks sosialnya. Adapun penelitian ini juga turut mendukung asumsi-asumsi dari beberapa teori diantaranya Teori Peran, yang mendeskripsikan bahwa setiap individu menempati peran atau kedudukan sosial tertentu. Lebih jauh lagi, penelitian beliau berkontribusi pada pengembangan konsep kekuasaan dan masukan yang penting bagi pengelolaan tim-tim kerja organisasional.

Dalam bagian akhir presentasinya Dr. Fadhliah menyarankan beberapa arahan untuk penelitian mendatang, yang salah satu diantaranya adalah melakukan penelitian secara diad (pengambilan data berdasar sudut pandang kedua belah pihak). Cara ini khususnya lebih tepat untuk dilakukan ketika keluaran tim yang dianalisis tidak hanya berbasis sosial-emosional namun juga yang berhubungan dengan kinerja tim.

Pada akhir acara, Dr. Hani selaku promotor dari promovenda berpesan bahwa Dr. Fadhliah saat ini sudah resmi menjadi almamater FEB UGM. Beliau mengingatkan supaya Dr. Fadhliah terus berkarya dan segera mempublikasikan penelitiannya karena penelitian yang tertuang dalam disertasinya ini sangat publishable. (CAM)

 
Wita Juwita Ermawati Meraih Gelar Doktor dengan Topik Mengenai Off Balance Sheet pada Perbankan Indonesia PDF Print E-mail
Tuesday, 23 May 2017 07:56

2017-05-24-PHOTO-00000195
Dr. Wita bersama tim penguji ujian terbuka.

YOGYAKARTA Selasa (23/05/2017), Wita Juwita Ermawati S.TP, MM, resmi meraih gelar doktor di Auditorium BRI Gedung MD FEB UGM. Dipromotori oleh Dr. Suad Husnan, MBA, serta di ko-promotori oleh Dr. Mamduh M. Hanafi, MBA, dan Dr. I Wayan Nuka Lantara, MSi. Dr. Wita berhasil memertahankan disertasinya yang berjudul “Aktivitas Off Balance Sheet, Risiko, Kinerja, Charter Value, dan Agresifitas Penyaluran Dana Bankdi hadapan para penguji. Dr. Wita merupakan doktor ke-3590 yang diluluskan oleh UGM dan doktor ke-231 yang diluluskan oleh FEB UGM. Turut hadir dalam acara sidang terbuka ini, Dr. Kusdhianto Setiawan, Sivilokonom selaku Ketua Tim Penguji yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset dan Sumber Daya Manusia FEB UGM.

Dr. Wita berhasil melakukan pengujian terhadap 139 bank di Indonesia. Data selama 12 tahun menunjukkan bahwa motivasi bank-bank melakukan off balance sheet (OBS) adalah untuk hedging dan bukan untuk spekulasi mencari keuntungan. Dr. Wita menggunakan tiga variabel pemoderasi dalam pengujian yaitu, charter value, charter value index, dan tingkat agresifitas penyaluran dana. Dari ketiga pemoderasi tersebut, variabel charter value memiliki efek moderasi yang lebih baik dibanding kedua variabel lainnya.

Hasil penelitian Dr. Wita berhasil membuktikan bahwa akitivitas OBS yang dilakukan oleh perbankan Indonesia dapat mengurangi risiko. Dengan adanya motif hedging dalam pelaksanaan aktivitas OBS, pihak regulator, dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tidak perlu khawatir lagi dengan aktivitas tersebut. Hal ini berarti bahwa tidak ada peningkatan risiko yang ditimbulkan oleh aktivitas OBS sebagaimana jika motivasinya adalah spekulatif yang menyebabkan ketidakstabilan atau kegagalan bank.

Adapun Dr. Wita menekankan bahwa hasil riset ini belum dapat membuktikan secara kuat bahwa aktivitas OBS dapat meningkatkan kinerja. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menguji pengaruh aktivitas OBS terhadap kinerja dengan proksi yang berbeda. Ke depannya, Dr. Wita berharap penelitian serupa dapat mengaji secara lebih rinci komponen-komponen aktivitas OBS terkait pengaruhnya terhadap risiko atau kinerja.

Namun demikian, Dr. Wita menyampaikan bahwa salah satu hasil yang beliau banggakan dari riset ini adalah terciptanya variabel charter value index yang beliau kembangkan sendiri. Harapannya, variabel ini dapat digunakan untuk bank-bank yang go public maupun yang non go public.

Dr. Suad Husnan selaku promotor menyampaikan selamat kepada Dr. Wita, keluarga, dan juga ucapan selamat kepada pimpinan dari Institut Pertanian Bogor, selaku perwakilan dari institut tempat Dr. Wita mengajar sebagai dosen. Di akhir acara, Dr. Suad mengutip pernyataan seorang dosen dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada, Seorang promovendus atau promovenda setelah lulus diharapkan seperti pohon sawo, tidak seperti pohon pisang yang sekali berbuah langsung selesai. Oleh karena itu, saya harap Dr. Wita dapat mengharumkan almamater dengan terus berkarya,” tutup beliau. (CAM)

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 6 of 58