Tentang UGM
FEB UGM
Perpustakaan UGM
Webmail @UGM
Bahasa Indonesia
English
Fakultas Ekonomika dan Bisnis

Magister Sains dan Doktor

Fakultas Ekonomika dan Bisnis

UNIVERSITAS GADJAH MADA

Home Berita
Berita
Pelatihan Public Speaking Mahasiswa Baru Program MD PDF Print E-mail
Saturday, 26 August 2017 14:14

IMG_0704

Bapak Ferry Anggara memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengajukan pertanyaan.

YOGYAKARTA, dalam rangka meningkatkan kemampuan berkomunikasi mahasiswa baru, program MD mengadakan pelatihan public speaking pada hari Jumat (25/08/2017). Acara bertempat di Ruang Auditorium BRI lantai 3 Gedung MD FEB UGM. Trainer adalah Ferry Anggara, yang merupakan profesional MC dan presenter berita TVRI. Beliau juga telah berpengalaman mengisi training public speaking di berbagai institusi besar di Indonesia.

Acara dimulai pukul 08.00 WIB dengan sambutan yang disampaikan oleh Dr. Nurul Indarti selaku ketua program studi manajemen MD FEB UGM. Dalam sambutannya, Dr. Nurul menyampaikan bahwa pelatihan public speaking diadakan dalam rangka mencapai salah satu misi FEB UGM, yaitu creating leaders. Untuk program MD sendiri, yang dimaksud dengan leader adalah leading in research. Untuk menjadi leader in research and academic dibutuhkan tiga hal, yaitu knowledge skill, methodological skill, dan communication skill.

Setelah sambutan selesai, acara sepenuhnya diserahkan kepada trainer. Bapak Ferry membuka acara pelatihan dengan memperkenalkan dirinya dan menceritakan perjalanan karier nya sebagai seorang MC, presenter dan trainer. Setelah itu, beliau menyampaikan pentingnya memiliki kemampuan public speaking yang baik bagi seseorang, terutama seorang akademisi. Pak Ferry mengatakan bahwa public speaking yang baik akan sangat berperan bagi keberhasilan transfer knowledge. Sehingga setiap akademisi wajib memiliki kemampuan tersebut agar apa yang ia sampaikan dapat diserap dengan baik oleh audience.

Dalam training tersebut, Bapak Ferry menyampaikan beberapa hal yang harus dipahami agar bisa menjadi public speaker yang baik, seperti: elemen-elemen public speaking; pentingnya memperhatikan psikologi, situasi, dan demografis audience; faktor-faktor yang mempengaruhi rasa percaya diri pada saat berbicara di depan umum; strategi penyajian yang efektif dan komunikatif; serta pentingnya ekspresi wajah, eye contact, dan gesture yang tepat dalam berbicara. Selanjutnya Bapak Ferry memaparkan bagaimana cara melakukan opening, menyampaikan body content, dan melakukan closing.

Training yang berlangsung selama tiga jam tersebut berlangsung dengan kondusif dan interaktif. Trainer selalu melibatkan interaksi dengan audience dalam menyampaikan materi. Bahkan beberapa kali trainer meminta audience untuk maju ke depan untuk mempraktikkan materi yang telah disampaikan. Kemampuan trainer untuk menarik perhatian audience menjadikan acara tersebut tidak membosankan.

Acara berakhir pukul 11.00 WIB. Di akhir acara, trainer menyampaikan bahwa kunci sukses menjadi pembicara adalah ‘selalu belajar, berlatih dan memperbaiki diri’. Setelah melakukan closing, Bapak Ferry meminta seluruh peserta untuk berfoto bersama sebelum meninggalkan ruangan. (DS)

 
Program MD Mengadakan Kuliah Umum Perkembangan Ekonomi dan Fiskal di Indonesia PDF Print E-mail
Friday, 25 August 2017 15:06

IMG-20170828-_WA0001

Taufan Pamungkas Kurnianto M.A., M.Sc, memaparkan gambaran mengenai kondisi perekonomian di Indonesia saat ini.

YOGYAKARTA, dalam rangka meningkatkan pengetahuan mahasiswa terkait perkembangan ekonomi dan kebijakan fiskal di Indonesia, Program MD mengundang pembicara dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia untuk mengisi kuliah umum dengan tema ‘Perkembangan Ekonomi dan Fiskal Terkini’. Pembicara merupakan perwakilan dari Investor Relation Unit-Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan RI, Taufan Pamungkas Kurnianto M.A., M.Sc. Acara diadakan di Ruang Auditorium BRI Lantai 3 Gedung MD FEB UGM, Kamis (24/08/2017). Acara dibuka oleh sambutan dari Prof. Catur Sugiyanto, ketua program studi Ilmu Ekonomi MD FEB UGM.

Bapak Taufan mengawali seminar dengan memaparkan gambaran mengenai tren perekonomian di Indonesia saat ini. Beliau menyampaikan bahwa secara umum, harga komoditas di Indonesia melanjutkan tren peningkatan. Hal tersebut turut mendorong aktivitas perdagangan internasional. Dari segi pertumbuhan ekonomi, pada kuartal II-2017 angka pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah 5,01% dengan komponen pengeluaran untuk investasi yang meningkat, konsumsi stabil, dan ekspor-impor yang melambat. Secara spasial, seluruh kawasan di Indonesia mengalami pertumbuhan positif pada kuartal II-2017, dengan pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Sulawesi. Dari pertumbuhan sisi produksi, sektor pertanian dan industri pengolahan mengalami perlambatan, namun sektor jasa terkait infrastruktur dan logistik masih mampu tumbuh tinggi. Inflasi bulan Juli terkendali dan tren pertumbuhan realisasi investasi langsung menunjukkan angka yang positif. Neraca pembayaran dan perdagangan mengalami surplus dan rupiah cenderung stabil. Capital inflow yang menurun menunjukkan adanya tindakan antisipasi terhadap perkembangan pasar keuangan global. Kondisi perekonomian yang stabil di Indonesia berdampak pada tingginya tingkat kepercayaan publik kepada pemerintah saat ini. Hal tersebut sesuai dengan hasil survey yang dilakukan oleh Gallup World Poll yang menunjukkan bahwa Indonesia dan Swiss meraih predikat sebagai negara dengan tingkat kepercayaan publik kepada pemerintah tertinggi.

Pembicara juga membahas tentang kebijakan fiskal dan reformasi APBN yang dilakukan pemerintah sebagai instrumen untuk mendukung pembangunan inklusif. Pembangunan Inklusif dianggap sebagai cara yang tepat untuk mengatasi permasalahan utama bangsa, seperti kemiskinan, kesenjangan, serta rendahnya daya saing dan produktivitas. Beberapa kebijakan fiskal dan reformasi APBN yang telah dilakukan pemerintah adalah dengan cara optimalisasi penerimaan negara, belanja negara yang produktif dan berkualitas, dan pengelolaan pembiayaan yang pruden (hati-hati). Langkah lain yang ditempuh pemerintah adalah dengan melakukan reformasi perpajakan yang lebih komprehensif dengan cara memberlakukan amnesti pajak, AEOI, reformasi kebijakan dan reformasi administrasi. Selanjutnya pemerintah telah melakukan penguatan desentralisasi fiskal untuk mendukung akselerasi infrastruktur di daerah. Selain itu, pemerintah juga melakukan reformasi belanja pemerintah pusat dengan menaikkan porsi alokasi belanja infrastruktur melalui relokasi dari belanja yang kurang produktif. (DS)

 

 

 
UGM Bergabung Dalam Proyek Erasmus+ REPESEA PDF Print E-mail
Thursday, 24 August 2017 08:57

Sebagai upaya meningkatkan kualitas kinerja penelitian, UGM bergabung dalam proyek kerjasama REPESEA yang diadakan oleh Erasmus+ Capacity Building in Higher Education. Proyek kerjasama ini diikuti oleh 11 (sebelas) universitas dari 7 (tujuh) negara di Asia dan Eropa, termasuk UGM dan Universitas Islam Indonesia sebagai salah satu perwakilan dari Indonesia; Universiti Teknologi Malaysia dan Universiti Teknologi Mara (Malaysia); The National Institute of Development Administration dan Burapha University (Thailand); Matej Bel University dan University of Economics in Bratislava (Slovakia); Warszaw School of economics (Polandia); University of Bath (Inggris), dan Université Blaise Pascal, Clermont-Ferrand II (Prancis).

Salah satu rangkaian kegiatan REPESEA, yakni, lokakarya pemetaan penelitian Erasmus+ dengan tema “Assessing and Improving Research Performance ant South East Asian Universities (REPESEA)” baru saja diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (06/08/2017) hingga Rabu (09/08/2017). Lokakarya ini merupakan kegiatan fase 1 (satu) proyek REPESEA, setelah pelaksanaan kick-off meeting pada awal Maret 2017 di Bratislava, Slovakia.

Prof. Dr. Jogiyanto Hartono, Prof. Dr. Catur Sugiyanto, dan Dr. Nurul Indarti, sebagai perwakilan UGM pada kegiatan ini, berbagi pengalaman dan informasi seputar sejarah dan perkembangan riset, posisi dan kekuatan riset di Indonesia saat ini, serta bagaimana kontribusi UGM dalam menyokong kegiatan riset di Indonesia. Pemaparan tersebut juga didukung oleh penulisan dua makalah riset, berjudul “Existing Strengths and the Way Forward of Research Performance in Indonesia” dan “History, Era, and Culture of Research in Indonesian Universities”.

Proyek REPESEA sendiri akan berlangsung selama 3 (tiga) tahun, dimulai pada Oktober 2016 dan berakhir pada Oktober 2019. Kegiatan kerjasama ini dilakukan sebagai bentuk upaya meningkatkan kapasitas riset negara-nagara kawasan Asia Tenggara, dan didukung oleh Uni Eropa. (NH)

 
Program MD Mengadakan Workshop Metode Riset Kualitatif Lanjutan PDF Print E-mail
Saturday, 19 August 2017 11:37

IMG-20170819-_WA0002

Peserta workshop mendapatkan pelatihan untuk mengaplikasikan NVivo dari Bapak Suyanto, M.B.A., Ph.D.

YOGYAKARTA, Dalam rangka meningkatkan minat penelitian dengan metode kualitatif, program MD FEB UGM mengadakan Workshop Metode Kualitatif Lanjutan. Workshop diadakan di Gedung Magister Sains dan Bisnis FEB UGM, selama dua hari berturut-turut, yaitu tanggal 18-19 Agustus 2017. Pembicara dalam acara tersebut adalah Yulia Arisnani Widyaningsih, MBA., Ph.D, Sari Sitalaksmi, M.Mgt, Ph.D., dan Suyanto, M.B.A., Ph.D. Ketiga pembicara merupakan dosen di FEB UGM, yang telah berpengalaman dalam melakukan penelitian menggunakan metode kualitatif.

Acara dibuka oleh sambutan yang disampaikan oleh Prof. Catur Sugiyanto, selaku perwakilan dari pengelola MD. Selain menyampaikan ucapan selamat datang, beliau menyampaikan bahwa selama ini riset masih didominasi oleh penelitian kuantitatif. Sementara itu, kemampuan dalam menjelaskan suatu fenomena tidak akan bisa lengkap jika hanya menggunakan metode kuantitatif. Oleh karena itu diperlukan lebih banyak penelitian yang menggunakan metode kualitatif, khususnya pada penelitian tentang behavioral (perilaku).

Workshop pada hari pertama berupa penyampaian materi tentang riset kualitatif dan pengenalan software NVivo. Sesi I dan Sesi II diisi oleh Ibu Yulia Arisnani Widyaningsih. Beliau menyampaikan materi tentang karakteristik riset kualitatif, pendekatan riset kualitatif, research cycle, trustworthiness, dan evaluasi kualitas riset kualitatif. Selanjutnya Sesi III dan IV diisi oleh Ibu Sari Sitalaksmi. Beliau memaparkan materi tentang proses penelitian, teknik pengumpulan data, beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melakukan pengumpulan data, dan contoh proposal penelitian dengan metode kualitatif.  Setelah sesi IV berakhir, ada penyampaian materi mengenai NVivo, software yang dapat digunakan untuk mengolah data kualitatif oleh Tim dari PT ATS (Advanced Technology Solution).

Hari ke dua workshop diisi oleh Bapak Suyanto di laboratorium komputer MD FEB UGM. Di hari kedua, peserta workshop diberi kesempatan untuk mengaplikasikan penggunaan NVivo dalam riset kualitatif. Workshop diakhiri dengan penutupan dan penyerahan sertifikat kepada setiap peserta. (DS)

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 4 of 58