Tentang UGM
FEB UGM
Perpustakaan UGM
Webmail @UGM
Bahasa Indonesia
English
Fakultas Ekonomika dan Bisnis

Magister Sains dan Doktor

Fakultas Ekonomika dan Bisnis

UNIVERSITAS GADJAH MADA

Home Berita
Berita
Putu Ayu Pramitha Purwanti Meraih Gelar Doktor dengan Topik Disertasi tentang Pekerja Anak di Indonesia PDF Print E-mail
Saturday, 14 October 2017 03:08

IMG-20171014-_WA0002

Dr. Kusdhianto Setiawan secara resmi mengukuhkan Ayu Pramitha Purwanti sebagai doktor.

YOGYAKARTA- Jumat (13/10/2017), Putu Ayu Pramitha Purwanti resmi dikukuhkan sebagai doktor pada ujian terbuka promosi doktor yang berlangsung di ruang Auditorium BRI, lantai 3, gedung MD FEB UGM. Dengan dipromotori oleh Prof. Lincolin Arsyad dan diko-promotori oleh Dr. Elan Satriawan, promovenda setelah berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Esai-esai pekerja anak di Indonesia: Determinan, Konsekuensi, dan Evaluasi Kebijakan”, di hadapan tim penguji. Turut hadir Dr. Kusdhianto Setiawan selaku ketua tim penguji, yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia, FEB UGM.

Dalam disertasinya, promovenda mengatakan bahwa di Indonesia, masih banyak anak yang hidup dengan tidak layak dan terpaksa harus bekerja untuk membantu ekonomi keluarga. Berdasarkan data dari International Labor Organization (ILO), kuantitas pekerja anak usia 10-17 tahun di Indonesia mencapai 1,6 juta pada tahun 2010. Banyaknya pekerja anak, dikhawatirkan dapat menghalangi perkembangan perekonomian dan berpengaruh negatif bagi negara, sehingga pemerintah perlu mengeluarkan kebijakan yang ditujukan untuk meminimalisasi jumlah pekerja anak di Indonesia. Disertasi promovenda menganalisis determinan dan konsekuensi pekerja anak serta evaluasi dampak kebijakan terhadap pekerja anak di Indonesia yang terbagi dalam tiga esai. Esai pertama menguji pengaruh kekuasaan relatif ibu dalam rumah tangga terhadap keputusan anak bekerja. Esai kedua menguji konsekuensi jangka panjang pekerja anak terhadap pendidikan dan kesehatan. Esai ketiga mengevaluasi dampak kebijakan transfer tunai terhadap alokasi waktu anak untuk bekerja.

Hasil esai pertama membuktikan bahwa ibu memiliki peranan penting terhadap keputusan anak bekerja. Selain itu, untuk menjaga pekerja anak berada pada titik terendah, dibutuhkan keseimbangan kekuasaan dalam rumah tangga antara ayah dan ibu. Hasil esai kedua membuktikan bahwa anak yang bekerja mengganggu akumulasi modal manusia sehingga berdampak negatif terhadap capaian pendidikan mereka ketika dewasa. Hasil esai yang ketiga membuktikan bahwa pemberian bantuan transfer tunai kepada rumah tangga mampu mengurangi preferensi rumah tangga, khususnya rumah tangga miskin di desa untuk mengirim anak bekerja.

Berdasarkan hasil disertasinya, Putu Ayu Pramitha Purwanti mengatakan jika pemerintah ingin mengurangi jumlah pekerja anak, maka pemerintah perlu memberikan pendidikan yang murah dan menyediakan injeksi pendapatan bagi rumah tangga sebagai pengganti pendapatan yang tidak bisa dihasilkan anak ketika mereka memilih untuk sekolah. Selain itu, penting bagi pemerintah untuk melakukan sosialisasi terkait pentingnya capaian pendidikan bagi kaum perempuan.

Di akhir acara, ketua tim penguji mengumumkan bahwa promovenda resmi dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan. Dr. Putu Ayu Pramitha Purwanti merupakan doktor ke-3774 yang lulus dari UGM dan doktor ke-239 yang lulus dari FEB UGM. Selanjutnya, Prof. Lincolin Arsyad selaku promotor menyampaikan pesan-pesannya.

“Pesan saya adalah janganlah anda menjadi pohon pisang, yang sekali berbuah langsung mati. Namun, jadilah pohon kelapa yang dapat berbuah berkali-kali dan sampai tua pun semua unsur dari pohonnya dapat bermanfaat. Dengan kata lain jangan sampai setelah menulis disertasi ini anda berhenti untuk meneliti. Janganlah berhenti berkarya, semoga ilmu anda bermanfaat, dan jangan pernah kapok untuk belajar,” kata Prof. Lincolin Arsyad. (DS)


IMG-20171014-_WA0001

Dr. Ayu Pramitha Purwanti bersama tim penguji ujian terbuka promosi doktor, Jumat (13/10/2017).

 
Dwi Irawati Resmi Menjadi Doktor ke-238 yang Lulus dari FEB UGM PDF Print E-mail
Tuesday, 10 October 2017 10:21

IMG-20171010-_WA0008

Dwi Irawati mempertahankan disertasinya di hadapan tim penguji.

YOGYAKARTA – Selasa (10/10/2017), Dwi Irawati resmi meraih gelar doktor dalam acara sidang terbuka yang bertempat di ruang Auditorium BRI, lantai 3, gedung MD FEB UGM. Dengan dipromotori oleh Dr. Su’ad Husnan dan di ko-promotori oleh Dr. Mamduh Hanafi dan Dr. I. Wayan Nuka Lantara, promovendus berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Struktur Pasar, Efisiensi, dan Kinerja Perbankan di Indonesia” di hadapan tim penguji. Turut hadir Dr. Eko Suwardi selaku ketua tim penguji, yang saat ini menjabat sebagai Dekan FEB UGM.

Dwi Irawati mengatakan bahwa beliau menggunakan paradigma Structure-Conduct-Performance (SCP) sebagai grand theory dalam disertasinya. Menurut promovendus, selama ini belum ada penelitian yang menginvestigasi hubungan struktur pasar, perilaku, dan kinerja secara simultan, sebagaimana yang digambarkan oleh paradigma SCP. Penelitian sebelumnya hanya menginvestigasi pengaruh struktur pasar terhadap kinerja perusahaan secara langsung. Untuk itu, disertasi peneliti berusaha mengisi gap penelitian tersebut dengan meneliti hubungan struktur, perilaku, dan kinerja secara simultan.

Dalam disertasinya, terdapat empat hipotesis utama yang diujikan. Keempat hipotesis tersebut terdiri dari: (1) market power hypothesis (traditional structure-conduct-performance hypothesis dan relative market power hypothesis); (2) efficient structure hypothesis; (3) modified efficient-structure hypothesis; (4) hybrid of efficient-structure and the traditional SCP hypothesis. Selain itu, terdapat dua hipotesis tambahan yang dibangun untuk menguji hubungan mediasi dari struktur pasar, perilaku, dan kinerja.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa hybrid of efficient-structure and the traditional SCP hypothesis terbukti dapat menjelaskan kinerja bank dengan lebih baik dibandingkan dengan hipotesis lainnya. Hasil lain yang menarik dari disertasi promovendus adalah hasil penelitian menunjukkan bahwa bank-bank yang mendominasi pasar tidak terbukti menggunakan market power nya untuk mendapatkan keuntungan supernormal. Dengan demikian kekhawatiran masyarakat terkait penurunan kesejahteraan masyarakat ketika pemerintah memberlakukan kebijakan untuk menyatukan beberapa bank tidak terbukti.

Pada akhir acara, Dr. Eko Suwardi selaku ketua tim penguji mengumumkan bahwa Dr. Dwi Irawati dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan. Dr. Dwi Irawati merupakan doktor ke-3692 yang diluluskan oleh UGM dan doktor ke-238 yang diluluskan oleh FEB UGM. Selanjutnya, Dr. Su’ad Husnan selaku promotor berpesan agar Dr. Irawati tetap melaksanakan tri dharma perguruan tinggi dimanapun beliau berada. Promotor juga mengucapkan selamat kepada keluarga dan tempat Dr. Irawati bekerja, yaitu Universitas Muhammadiyah Purworejo. (DS)

IMG-20171010-_WA0005

Foto Promovendus bersama tim penguji.

 
Penyelenggaraan UiA-UGM PhD Colloquium PDF Print E-mail
Tuesday, 10 October 2017 05:06

IMG_2115

Prof. Stein Kristiansen memandu jalannya PhD Colloquium, Senin (9/10/2017).

YOGYAKARTA – Bekerja sama dengan University of Agder, Norwegia, Program MD FEB UGM mengadakan PhD Colloquium pada hari Senin (9/10/2017). Acara diadakan di Ruang Lippo, lantai 2 gedung MD FEB UGM. Fasilitator utama adalah Prof. Stein Kristiansen dari University of Agder, School of Business and Law. Turut hadir Prof. Mahfud Sholihin, selaku Wakil Dekan FEB UGM dan Dr. Nurul Indarti, selaku Ketua Program Studi Manajemen MD FEB UGM. Presenter dalam acara ini adalah dosen dari beberapa fakultas di UGM yang sedang menempuh pendidikan doktor di University of Agder, School of Business and Law.

Acara dibuka dengan sambutan yang disampaikan oleh Prof. Mahfud Sholihin. Dalam sambutannya, beliau mengucapkan selamat datang kepada Prof. Stein Kristiansen, seluruh presenter, dan seluruh peserta yang hadir dalam acara tersebut. Selanjutnya, Prof. Stein Kristiansen menyampaikan sambutan dan memperkenalkan kelima presenter dalam acara tersebut.

Presenter pertama adalah Boyke Purnomo dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM, dengan topik penelitian tentang “Artistic Orientation and Creative Business Performance”. Presenter ke dua adalah Alfatika Aunuriella Dini dari Fakultas Hukum UGM, dengan topik penelitian tentang “Politicians’ Perspective of Social Media Use in Indonesian Parliament”. Presenter ketiga adalah Indri Dwi Apriliyanti dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM, dengan topik penelitian tentang “Political Business in State-Owned Firms (SOFS): The Case of indonesia”. Presenter keempat adalah Puguh Prasetya Utomo dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM, dengan topik penelitian tentang “Organizational Resistance in the Context of Experiencing Intra-institutional Conflict”. Presenter terakhir adalah Risa Virgosita dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM, dengan topik penelitian tentang “Institutions and Ethnic Entrepreneurship in Indonesia”.

Acara PhD Colloquium berlangsung dengan cukup aktif dan kondusif. Peserta acara, yang mayoritas adalah mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan doktor di MD FEB UGM cukup aktif dalam memberikan pertanyaan maupun saran. Pada akhir acara, Prof. Stein Kristiansen mengucapkan terimakasih kepada seluruh pengelola karena telah bersedia untuk menjadi tuan rumah acara tersebut. (DS)

IMG_2123

Presentasi oleh Boyke Purnomo.

IMG_2135

Presentasi oleh Alfatika Aunuriella Dini.

IMG_2142

Presentasi oleh Indri Dwi Apriliyanti.

IMG_2153

Presentasi oleh Puguh Prasetya Utomo.

IMG_2160

Presentasi oleh Risa Virgosita.

 
Imran Syarifuddin Meraih Gelar Doktor dengan Topik Penelitian 'Strategi Deeskalasi Komitmen" PDF Print E-mail
Friday, 06 October 2017 08:03

IMG-20171006-_WA0009

Imran Syarifuddin foto bersama tim penguji ujian terbuka.

YOGYAKARTA – Jumat (6/10/2017), Imran Syarifuddin berhasil menjadi doktor ke-3690 yang lulus dari UGM dan doktor ke-237 yang lulus dari FEB UGM. Dengan di promotori oleh Prof. Dr. Mahfud Sholihin dan di ko-promotori oleh Dr. Ertambang Nahartyo, promovendus berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Strategi Deeskalasi Komitmen: Pengaruh Pengungkapan Aib, Manfaat Keputusan Oportunistis, dan Preferensi Anggota Tim Terhadap Keputusan Evaluasi Proyek Para Manajer”, di hadapan tim penguji. Ujian sidang terbuka dilaksanakan di ruang Auditorium BRI, lantai 3, gedung MD FEB UGM. Ketua tim penguji adalah Dr. Eko Suwardi, yang saat ini menjabat sebagai Dekan FEB UGM. Turut hadir Dr. Supriyadi selaku anggota tim penilai, Prof. Dr. RA Supriyono, selaku anggota tim penguji, dan Dr. Sony Warsono selaku anggota tim penguji.

Hasil disertasi yang dilakukan oleh Imran Syarifuddin menunjukkan bahwa adanya pengungkapan aib (whistle blowing) akan mendorong manajer proyek untuk melakukan deeskalasi komitmen (menghentikan proyek yang mengalami kerugian). Selain itu, kemauan manajer proyek untuk melakukan deeskalasi komitmen akan lebih besar ketika manfaat keputusan oportunistis hanya akan dinikmati oleh manajer proyek dibandingkan ketika manfaat keputusan oportunistis dinikmati bersama oleh manajer proyek dan anggota timnya. Selanjutnya, manajer proyek dengan anggota tim yang memiliki preferensi untuk menghentikan proyek memiliki kecenderungan yang lebih besar untuk melakukan deeskalasi komitmen dibandingkan dengan manajer yang anggota timnya memiliki preferensi untuk melanjutkan proyek. Hasil dari analisis tambahan menunjukkan bahwa pengendalian, baik dalam bentuk pengungkapan aib maupun dalam bentuk preferensi anggota tim untuk menghentikan proyek yang merugi, keduanya efektif dalam mendorong manajer proyek untuk melakukan deeskalasi komitmen.

Promovendus berharap bahwa hasil disertasinya dapat menjadi masukan bagi organisasi yang ingin memitigasi perilaku eskalasi komitmen. Mengingat hasil penelitian yang beliau lakukan menunjukkan bahwa pengungkapan aib dapat menjadi sarana yang efektif dalam meningkatkan deeskalasi komitmen, maka penelitian di masa yang akan datang perlu meneliti faktor-faktor yang dapat menghambat terjadinya pengungkapan aib.

Di akhir sesi, ketua tim penguji mengumumkan bahwa promovendus lulus dengan predikat cumlaude. Selanjutnya Prof. Dr. Mahfud Sholihin selaku promotor mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan pesan-pesannya. Sebelumnya, beliau mengucapkan selamat kepada keluarga promovendus. Beliau juga tidak lupa mengucapkan selamat datang kepada perwakilan dari BPK yang hadir menyaksikan acara tersebut.

Dalam pesannya, Dr. Mahfud berkata,” Semoga ilmu yang Dr. Imran peroleh bisa bermanfaat bagi nusa dan bangsa. Janganlah ilmu yang telah diperoleh mengakibatkan anda menjadi orang yang sombong, karena ilmu yang kita peroleh hanyalah sedikit jika dibandingkan dengan Ilmu yang dimiliki Allah SWT.” (DS)


IMG-20171006-_WA0008

Dr. Eko Suwardi secara resmi mengukuhkan Imran Syarifuddin sebagai doktor baru.

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 1 of 60