Tentang UGM
FEB UGM
Perpustakaan UGM
Webmail @UGM
Bahasa Indonesia
English
Fakultas Ekonomika dan Bisnis

Magister Sains dan Doktor

Fakultas Ekonomika dan Bisnis

UNIVERSITAS GADJAH MADA

Home Berita
Berita
Tingkatkan Kinerja Riset, UII dan UGM Gabung Konsorsium 11 Universitas dari 7 Negara PDF Print E-mail
Wednesday, 22 November 2017 00:45

Fathul Wahid, Ph.D, Prof. Anetta Caplanova, Nurul Indarti, Ph.D

 

 

Dalam rangka peningkatan kinerja riset, 11 perguruan tinggi dari tujuh negara sepakat membangun kerjasama dalam sebuah konsorsium. Anggota korsorsium ini adalah Universitas Islam  Indonesia (UII), Universitas Gadjah Mada (UGM) (Indonesia), Universiti Teknologi Malaysia, Universiti Teknologi MARA  (Malaysia), International College of National Institute of Development Administration (ICO NIDA), Burapha University (Thailand), University of Economics in Bratislava, Matej Bel University in Banská Bystrica (Slovakia), Warszaw School of Economics (Polandia), University of Bath (Inggris), dan University of Clermont Auvergne (Prancis).


"Proyek ini didukung dengan pembiayaan dari Uni Eropa,  dan berlangsung selama tiga tahun", ungkap Anetta Caplanova, koordinator proyek dari University of Economics in Bratislava, dalam jumpa pers  yang dilaksanakan di Perpustakaan Universitas Islam  Indonesia pada 21 November 2017. "Inisiatif ini masuk dalam skema pendaan Erasmus+ Capacity Building in Higher Education, yang secara rutin ditawarkan oleh Uni Eropa," tambah Anetta.


Nurul Indarti, koordinator lokal UGM, menyatakan, "Hasil akhir proyek ini adalah pembuatan material pelatihan tentang evaluasi kinerja dan strategi peningkatan riset. Kita berharap modul ini menjadikan proyek ini lestari".


"Pembuatan modul diawali dengan beberapa workshop yang memetakan kondisi setiap universitas, sehingga diharapkan modul relevan dengan konteks. Workshop telah dilakukan sebanyak tiga kali, di Bratislava, Slovakia, pada Maret 2017; Kuala Lumpur, Malaysia, pada Agustus 2017; dan pekan ini di Yogyakarta", tambah Fathul Wahid, koordinator lokal UII.


Acara pada 20-24 November 2017 ini diisi dengan joint management meeting  yang mengevaluasi pelaksanaan satu tahun lalu, dan merencanakan aktivitas pada tahun kedua. Proyek akan berakhir pada Oktober 2019. Selain itu, acara juga diisi dengan open workshop tentang pengukuran dampak riset. Workshop ini bersifat terbuka. Selain diikuti oleh anggota korsorsium, workshop ini juga akan diikuti oleh lebih dari 15 universitas dan lembaga riset dari Malaysia dan Indonesia di luar konsorsium. "Workshop ini termasuk dalam strategi diseminasi kami. Kami berharap sebanyak mungkin universitas mendapatkan manfaat dari proyek ini," ungkap Anetta.


"Untuk mendukung pelatihan peningkatan riset, Uni Eropa juga mendukung pengadaan alat, seperti komputer dan fasilitas konferensi video.  Inisiatif penting bagi universitas yang masih tertinggal dalam kinerja riset", ungkap Nurul.


"Pengadaan infrastruktur ini diharapkan dalam menjamin keberlangsungan transfer keterampilan dalam riset dan menjangkau sebanyak mungkin penerima manfaat, termasuk dosen dan mahasisiwa. Kita berharap ini dapat mempercepat universitas di Indonesia untuk mengejar ketertinggalan dari universitas dunia yang sudah maju," timpal Fathul.


Informasi detil kegiatan korsorsium dan materi workshop dapat dilihat dan diunduh secara gratis di repesea.org.

 

 
Workshop Filosofi dan Metodologi Penelitian PDF Print E-mail
Saturday, 11 November 2017 11:14

 

Prof. Dr. Jogiyanto Hartono memberikan gambaran singkat tentang buku “Filosofi dan Metodologi Penelitian”.

YOGYAKARTA – Jumat (10/11/2017), Program MD FEB UGM kembali mengadakan workshop dengan tema “Filosofi dan Metodologi Penelitian” di ruang Lippo, lantai dua, gedung MD FEB UGM. Workshop dengan tema serupa pernah diadakan pada Dies Natalis MD FEB UGM ke-37, yang dilaksanakan tanggal 29 September 2017. Atas permintaan dari banyak pihak, program MD kembali mengadakan workshop tersebut.

Acara dibuka pukul 08.30 WIB dengan sambutan yang disampaikan oleh koordinator program MD FEB UGM, Prof. Dr. Jogiyanto Hartono. Selain memberikan ucapan selamat datang, beliau juga menjelaskan latar belakang diadakannya acara tersebut.

“Workshop ini diadakan dalam rangka mendukung misi FEB UGM. Dikarenakan UGM sudah mendapatkan akreditasi internasional, yaitu AACSB maka misi kita harus selalu berkoordinasi dengan tiga hal. Tiga hal tersebut adalah impact, innovation in education, dan engagement”, jelas Prof. Dr. Jogiyanto dalam sambutannya.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Jogiyanto juga memberikan gambaran singkat tentang buku “Filosofi dan Metodologi Penelitian”, yang telah didapatkan oleh masing-masing peseta. Beliau mengatakan bahwa untuk periode yang akan datang, pendidikan doktor di FEB UGM dapat ditempuh dalam waktu 3,5 tahun. Hal tersebut berdampak pada terjadinya pemadatan kurikulum pendidikan doktor. Salah satu materi yang akan dipadatkan adalah filsafat ilmu. Materi filsafat ilmu merupakan materi yang mendasari pemikiran penelitian. Untuk itu, pengelola MD FEB UGM mengajak sebelas orang dosen beserta satu orang mahasiswa doktor untuk menulis buku tersebut agar dapat dijadikan acuan bagi mahasiswa, khususnya mahasiswa doktor yang memang dituntut untuk menghasilkan penelitian yang berkualitas.

Setelah selesai memberikan sambutan, Prof. Dr. Jogiyanto Hartono mulai menyampaikan materi tentang konsep filosofi penelitian. Materi yang disampaikan meliputi definisi filosofi; perkembangan filosofi; filsafat ilmu; definisi ilmu pengetahuan; filosofi penelitian; kaitan filosofi penelitian dengan ontologi, epistemologi, dan aksiologi; bawang penelitian; pemetaan filosofi penelitian dengan kegiatan penelitian; filosofi penelitian positivisma; strategi penerapan riset berpasangan (duality research).

Pembicara kedua adalah Dr. Wakhid S. Ciptono, dengan materi tentang metodologi riset: paradigmatik vs. pragmatik. Materi yang disampaikan oleh Dr. Wakhid meliputi definisi ilmu pengetahuan; definisi ilmu pengetahuan sosial; definisi penelitian; metodologi di dalam penelitian; tantangan penelitian saat ini di bidang ekonomi; filosofi ilmu pengetahuan; perbandingan paradigmatik dan pragmatik; perbandingan penelitian kualitatif dan kuantitatif. Beliau juga membahas dua artikel yang pernah beliau tulis, yaitu “Best Fit of paradigmatic and Pragmatic studies: The Implementation of Total Quality management (TQM) in Oil and Gas Industry in Indonesia” dan “Best Fit of Paradigmatic Study: The Economics of happiness and Benefit Corporations in Dealing with VUCA World Environment-Moving to Action”.

Pembicara ketiga adalah Dr. Nurul Indarti, dengan materi tentang kajian literatur: pemetaan riset terkini dan identifikasi peluang. Materi yang disampaikan oleh Dr. Nurul meliputi definisi kajian literatur; manfaat kajian literatur; tujuan spesifik kajian literatur; tipe-tipe kajian literatur; dan tahapan umum proses kajian literatur. Setelah pembicara ketiga selesai menyampaikan materi, acara ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada peserta workshop. Acara berakhir pukul 16.30 WIB. (DS)

Dr. Wakhid S. Ciptono menyampaikan materi tentang metodologi riset: paradigmatik vs. pragmatik.

Dr. Nurul Indarti menyampaikan materi tentang kajian literatur: pemetaan riset terkini dan identifikasi peluang.

 
Pelatihan Mendeley oleh Forkomsi PDF Print E-mail
Wednesday, 01 November 2017 03:35

Heri Nurdiyanto, S.Kom., M.Ti. memaparkan berbagai fungsi Mendeley.

YOGYAKARTA – Dalam rangka meminimalisasi plagiarisme dan meningkatkan kemampuan menulis sitasi mahasiswa MD, Forum Komunikasi Mahasiswa MSi (Forkomsi) mengadakan pelatihan Mendeley. Pelatihan diadakan pada hari Selasa (31/10/2017) di ruang Auditorium BRI, lantai 3 gedung MD FEB UGM. Pembicara adalah Advisor Mendeley, Heri Nurdiyanto, S.Kom., M.Ti.

Acara dibuka oleh sambutan dari ketua Forkomsi, Amirusholihin pukul 13.30 WIB. Sebelum pelatihan dimulai, pembicara menyampaikan beberapa materi terlebih dahulu. Pada awal penyampaian materinya, pembicara menjelaskan tentang definisi dan fungsi Mendeley. Pembicara menyatakan bahwa selama ini kebanyakan orang hanya mengetahui jika fungsi dari Mendeley adalah untuk menulis sitasi (reference manager), padahal Mendeley juga memiliki fungsi sebagai repository (article search), academic network, dan academic profile. Beliau juga menyampaikan materi tentang manfaat penggunaan referensi, jenis lembaga pengindex, jurnal indexing, cara untuk mendapatkan fulltext article, dan macam-macam open acces database.

Di tengah pelatihan, pembicara menyisipkan materi tentang plagiarisme. Pembicara menjelaskan beberapa hal yang termasuk ke dalam tindakan plagiarisme. Pembicara juga mengatakan bahwa dengan menuliskan sumber saja tidaklah cukup untuk bisa terhindar dari plagiarisme. Penulis juga harus melakukan parafrase ketika mengutip tulisan orang lain secara tidak langsung. Untuk itu, pembicara mengajarkan bagaimana melakukan parafrase dengan Mendeley.

Pada akhir pelatihan, pembicara mengingatkan agar peserta segera mengintegrasikan profil Mendeley mereka ke ORCID, lalu segera bergabung dengan kelompok di Mendeley sesuai bidang masing-masing, dan jangan lupa untuk membagikan paper yang sudah ditulis, baik pra-cetak atau pasca cetak. Pembicara berharap agar setelah pelatihan ini, peserta dapat mulai menggunakan Mendeley dalam setiap tugas menulis paper yang diberikan di kuliah. Acara berakhir pukul 15.30 WIB. Acara diakhiri dengan pemberian kenang-kenangan dari Forkomsi kepada pembicara. (DS)

Penyerahan kenang-kenangan dari ketua Forkomsi kepada Heri Nurdiyanto, S.Kom., M.Ti.

 
Penjajakan Kerjasama Program MD FEB UGM dengan Erasmus School of Economics PDF Print E-mail
Tuesday, 31 October 2017 00:00

 

Foto bersama staf admisi MD FEB UGM, Prof. Dr. Jogiyanto Hartono, Annemarieke Dumay-Roest, Dr. Nurul Indarti, dan staf program internasional FEB UGM.

 

Senin, (30/10/2017) bertempat di Ruang Rapat Lt. 3, Program MD mendapat kunjungan dari perwakilan Erasmus School of Economics (ESE) yang dihadiri oleh Annemarieke Dumay-Roest yang merupakan International Relation and Marketing Manager Education Service Centre, Erasmus School of Economics. Pada pertemuan tersebut Program MD FEB UGM, yang diwakili oleh Prof. Dr. Jogiyanto Hartono, Dr. Nurul Indarti, staf admisi MD FEB UGM, dan staf program internasional FEB UGM menyambut baik penjajakan tersebut.

Pertemuan tersebut dibuka dengan pemaparan dari ESE yang menjelaskan program Master of Science in Economics dan Business dengan spesialisasi seperti: Behavioural Economics; Economics of Management and Organization; Health Economics; Financial Economics; Industrial Dynamics and Strategy; International Economics; Marketing; Policy Economics; Urban, Port and Transport Economics. Program Master in Science - ESE ini merupakan program strata dua yang diselesaikan dalam jangka waktu satu tahun. Pengelola Program menjelaskan bahwa program Magister Sains FEB UGM merupakan program strata dua yang memiliki tiga program studi yaitu akuntansi, ilmu ekonomi, dan manajemen dan merupakan program pendidikan berbasis riset (research based learning) yang diselesaikan dalam durasi dua tahun.

Diskusi dilakukan secara intensif untuk menyelenggarakan kemungkinan program double degree dan student exchange untuk level strata dua dan juga kemungkinan joint research, faculty member/student mobility untuk level strata tiga. Beberapa topik diskusi meliputi persyaratan pendaftaran, matakuliah yang ditawarkan, dan kurikulum program serta funding/scholarship. Selain itu masing-masing universitas akan meninjau kembali program yang akan disepakati dan akan ditindaklanjuti dengan MoU. (RR)

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 1 of 62